Beranda / Nasional / Program Bangga Kencana di Munjul Tekankan Edukasi Keluarga dan Layanan Digital

Program Bangga Kencana di Munjul Tekankan Edukasi Keluarga dan Layanan Digital

JUBIRTVNEWS.COM – Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja digelar di Gang Dalang, Kelurahan Munjul, Cipayung, dengan antusiasme tinggi dari masyarakat dan kader. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber penting dari tingkat pusat hingga daerah, termasuk Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin, perwakilan Kemendukbangga, serta DPAPP Jakarta Timur dan Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (11/10/2025).

Dalam sambutannya, Zainul Munasichin menyoroti pentingnya perencanaan keluarga dan usia ideal menikah. Menurutnya, menikah pada usia 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki membantu menekan risiko stunting karena kematangan fisik dan psikologis lebih optimal.

Baca Juga :  Program Cek Kesehatan Gratis Dimulai 10 Februari 2025, Begini Cara Daftarnya

Dukungan dari pemerintah pusat disampaikan oleh Lisna Prihantini yang menjelaskan target penurunan stunting nasional menjadi 14%. Salah satu upaya yang dijalankan adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Ia menegaskan bahwa peran kader posyandu dan penyuluh KB menjadi ujung tombak edukasi gizi di masyarakat.

Baca Juga :  Ini 6 Tips Mudik Lebaran 2025 agar Aman dan Nyaman dari Korlantas Polri

Dari tingkat kota, Dede Irawan menjelaskan bahwa pelaksanaan program kependudukan dan KB di Jakarta Timur dibina oleh 58 Petugas Keluarga Berencana (PKB) di 65 kelurahan. Ia juga memperkenalkan Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) sebagai pusat layanan terpadu berbagai sektor.

Sementara itu, Ibu Dini dari DPAPP Provinsi DKI Jakarta memperkenalkan platform konseling digital puspa.jakarta.id. Layanan gratis ini mencakup topik kesehatan reproduksi, KB, gizi anak, hingga perlindungan perempuan dan anak, dan dilayani oleh tenaga profesional. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana konsultasi yang cepat dan mudah.

Baca Juga :  Urai Kepadatan Arus Balik Lebaran, Menteri PANRB Terapkan FWA bagi ASN

Melalui kegiatan ini, pemerintah pusat dan daerah menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara kader, masyarakat, dan instansi terkait diharapkan mampu mewujudkan keluarga sehat, menekan angka stunting, dan menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Tag:

Pos-pos Terbaru