JUBIRTVNEWS.COM – Arus lalu lintas di jalur nasional yang menghubungkan Palabuhanratu dengan Banten sempat lumpuh total pada Jumat (15/5/2026) malam. Hal ini disebabkan oleh sebuah pohon Katapang berukuran besar yang tumbang dan melintang tepat di badan jalan akibat cuaca ekstrem.
Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Cikakak sejak sore hari. Pohon dengan diameter lebih dari 70 sentimeter tersebut roboh di kawasan dekat Alfamart Jaipong, sesaat sebelum tanjakan Jaipong.
Selain menutup akses utama, tumbangnya pohon ini juga menyeret tiang listrik hingga roboh, yang sempat memicu kekhawatiran warga akan adanya aliran listrik aktif di lokasi kejadian.
Kabid Pemadaman pada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi, Erwin Adam Ridwan, menjelaskan bahwa laporan diterima petugas sesaat setelah waktu Maghrib. Pihaknya segera menerjunkan personel untuk melakukan pembersihan jalur.
“Kejadian ini berawal dari hujan dan angin cukup lebat. Setelah ada laporan warga, kami langsung bergerak ke lokasi,” ujarnya kepada jubirtvnews di lokasi.
Menurutnya, proses evakuasi memerlukan waktu cukup lama karena ukuran batang pohon yang sangat besar. Petugas harus bekerja ekstra menggunakan tiga unit gergaji mesin (chainsaw) dan alat penyelamatan lainnya.
“Diameter pohonnya lebih dari 70 sentimeter, jadi memang cukup besar dan memakan waktu penanganan,” jelasnya.
Situasi di lokasi sempat diwarnai kewaspadaan tinggi lantaran adanya tiang listrik yang ikut roboh. Untuk menghindari risiko fatal, petugas Damkar terlebih dahulu berkoordinasi dengan PLN guna memutus sementara aliran listrik selama proses evakuasi berlangsung.
“Yang paling berbahaya ada tiang listrik tumbang. Kami khawatir masih ada jaringan listrik aktif,” ungkapnya.
Penanganan darurat ini melibatkan dua regu Damkar dengan total delapan personel, serta dibantu oleh BPBD, Tagana, dan unsur kepolisian dari Polsek setempat. Berkat kerja sama lintas sektoral tersebut, material pohon berhasil disingkirkan dan jalur nasional kini sudah kembali normal serta dapat dilalui kendaraan.
“Alhamdulillah penanganan berjalan lancar berkat bantuan semua pihak. Sekarang lalu lintas sudah kembali bisa dilalui,” tandas Erwin.







