JUBIRTVNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mulai mematangkan skenario pawai kemenangan Persib Bandung yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (24/5/2026).
Perayaan ini disiapkan sebagai bentuk apresiasi jika Maung Bandung sukses mengunci gelar juara Super League musim 2025/2026 saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5/2026).
Berbeda dari tradisi musim-musim sebelumnya di mana pesta juara selalu berpusat di Gedung Sate, rute konvoi tahun ini dipastikan berubah total. Rombongan tim dan Bobotoh dijadwalkan akan menyudahi rute pawai tepat di depan Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menjelaskan bahwa pengalihan rute ini terpaksa dilakukan lantaran area halaman depan Gedung Sate saat ini masih dalam proses perbaikan infrastruktur.
Rute Lengkap Konvoi Persib Bandung
Pawai kemenangan rencananya akan mulai bergerak sejak pagi hari dengan mengambil titik start di area parkir barat Gedung Sate.
Berikut adalah jalur protokol Kota Bandung yang akan dilintasi oleh rombongan konvoi Persib:
- Parkir Barat Gedung Sate (Titik Awal)
- Jalan Banda
- Jalan RE Martadinata (Jalan Riau)
- Jalan Merdeka
- Jalan Perintis Kemerdekaan
- Jalan Lembong
- Jalan Veteran
- Simpang Lima
- Jalan Asia Afrika / Gedung Merdeka (Titik Akhir)
“Waktu pergerakan diperkirakan mulai bersiap jam 07.00 WIB dan langsung berangkat dari lokasi start. Estimasi waktu tempuh perjalanan konvoi ini sekitar 3 hingga 4 jam,” ungkap Erwan seusai memimpin rapat koordinasi persiapan di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (19/5/2026).
Alasan Memilih Gedung Merdeka dan Misi Edukasi Sejarah
Gedung Merdeka dipilih sebagai titik akhir perayaan karena memiliki bentang area yang luas dan dinilai representatif untuk menampung lautan Bobotoh. Erwan menegaskan, opsi menggunakan area Balai Kota Bandung sempat dipertimbangkan, namun dibatalkan demi menghindari kerusakan fasilitas publik.
“Kalau di Balai Kota tidak memungkinkan karena space-nya terlalu kecil dan berisiko merusak tanaman di sana. Sementara kawasan Asia Afrika di depan Gedung Merdeka ini posisinya sangat strategis,” tegas Erwan.
Di sisi lain, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menambahkan bahwa rute baru ini sengaja dirancang oleh manajemen untuk mengusung misi edukasi budaya dan sejarah lokal kepada masyarakat serta generasi muda Bobotoh.
“Kami melihat momen konvoi juara ini harus dijadikan sebagai momentum emas untuk mengenalkan kembali budaya Kota Bandung serta titik-titik bersejarah yang ada di dalamnya,” kata Adhitia.
Secara khusus, Adhitia membeberkan ada tiga titik ikonik bersejarah yang menjadi highlight utama di sepanjang jalur lintasan pawai tahun ini:
- Patung Bola (Patung Ajat Sudrajat): Monumen legendaris sepak bola Bandung di Jalan Lembong.
- Titik Nol Kilometer Kota Bandung: Saksi bisu sejarah berdirinya Ibu Kota Jawa Barat.
- Gedung Merdeka: Gedung bersejarah saksi Konferensi Asia Afrika (KAA).
Prosesi Angkat Trofi di Atas JPO Asia Afrika
Sebagai puncak acara, manajemen Persib telah menyiapkan sebuah prosesi teatrikal yang diprediksi akan menjadi momen ikonis. Ketika bus terbuka yang membawa skuad Pangeran Biru tiba dan berhenti di depan Gedung Merdeka, para pemain direncanakan akan naik ke atas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Asia Afrika.
“Rencananya di kawasan Gedung Merdeka itu, ketika mobil tim berhenti, akan ada prosesi angkat piala juara yang dilakukan di atas JPO Jalan Asia Afrika,” pungkas Adhitia.






