Beranda / Peristiwa / Jembatan Linggamanik Putus Diterjang Arus Sungai, Akses Jampangtengah–Purabaya Lumpuh

Jembatan Linggamanik Putus Diterjang Arus Sungai, Akses Jampangtengah–Purabaya Lumpuh

JUBIRTVNEWS.COM – Jembatan Linggamanik di Kampung Linggamanik, Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, putus diterjang arus sungai yang meluap akibat hujan deras pada Minggu (19/4/2026) malam.

Jembatan yang terletak di ruas jalan kabupaten tersebut merupakan urat nadi penting bagi mobilitas warga, terutama yang melintas dari Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, menuju Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya dan sebaliknya.

Baca Juga :  Daftar 12 Geopark Indonesia yang Kini Masuk UNESCO Global Geoparks, Salah Satunya Ciletuh Sukabumi

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah, Dadi Supardi, mengonfirmasi bahwa cuaca ekstrem menjadi pemicu utama kerusakan infrastruktur tersebut. Hujan dengan intensitas tinggi membuat debit air sungai meningkat drastis hingga menggerus fondasi jembatan.

“Jembatan penghubung antara Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah dan Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, terputus akibat dari dampak hujan lebat yang mengakibatkan tergerusnya pondasi jembatan tersebut,” ujar Dadi.

Baca Juga :  Video: Jaga Kualitas Program Makan Bergizi Gratis, Dua Yayasan di Sukabumi Gelar Pelatihan Keamanan Pangan

Putusnya jembatan tersebut berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Kendaraan baik itu sepeda motor serta mobil yang hendak melintas harus memutar melalui jalan lain.

“Saat ini jembatan tidak bisa dilalui kendaraan. Sementara untuk kendaraan roda empat, saya menyarankan harus memutar dari Desa Nagerang, kembali ke arah Desa Bojongjengkol, Bojonglopang kemudian ke Cimerang lalu ke Purabaya,” kata Dadi.

Baca Juga :  Putus Diterjang Bencana, Jembatan Citamiang Sukabumi Akan Dibangun Kembali

Dadi melanjutkan, untuk kendaraan roda dua jalan yang dilalui dapat melewati jalan alternatif yakni Kampung Cisurat dengan Jarak 2 kilometer.

“Untuk pejalan kaki masih dapat menyeberang menggunakan jembatan bambu yang sudah ada sekitar 100 meter dari jembatan terdampak,” ujarnya.

Dalam kejadian ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka, serta tidak ada warga yang mengungsi.

Tag:

Pos-pos Terbaru