JUBIRTVNEWS.COM – Arus lalu lintas jalan nasional di wilayah Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mengalami kepadatan pada arus balik libur panjang atau long weekend, Senin (1/6/2026). Keadaan ini menyebabkan kendaraan mengular panjang.
Kepadatan mulai terjadi sejak Senin sore dan berlangsung hingga malam. Kendaraan dari arah Sukabumi menuju Bogor dan Jakarta tampak mengular dari mulai wilayah Karangtengah menuju Simpang Ratu atau yang oleh masyarakat disebut Jalan Cagak.
Simpang Ratu menjadi salah satu titik kepadataan karena titik keluarnya kendaraan dari arah Palabuhanratu, Bantargadung, Warungkiara, Cikembar yang menuju arah Bogor dan Jakarta. Di persimpangan jalan ini, kendaraan dari arah Palabuhanratu bertemu dengan kendaraan di jalan arteri jalur Sukabumi-Bogor.
Dari Simpang Ratu, antrean kendaraan berlanjut hingga depan Pasar Cibadak dan kawasan Pamuruyan. Setelah melintasi Pamuruyan, kendaraan dari arah Sukabumi menuju Bogor dan Jakarta masih mengalami perlambatan hingga wilayah Parungkuda.
Namun setelah melewati Parungkuda, arus lalu lintas kembali lancar menuju Cicurug maupun ke arah Gerbang Tol Parungkuda.
Salah seorang pengendara mobil, Anton Rusdiana, mengaku terjebak kemacetan saat melakukan perjalanan dari Kota Sukabumi menuju Cipaku, Bogor.
Menurut Anton, kepadatan mulai dirasakan sejak wilayah Karangtengah. Untuk menempuh perjalanan dari Karangtengah hingga Simpang Ratu, ia membutuhkan waktu lebih dari satu jam.
“Biasanya tidak selama ini. Tadi mulai macet dari Karangtengah sampai Simpang Ratu, lebih dari satu jam,” ujarnya.
Sementara itu, arus kendaraan dari arah Bogor dan Jakarta menuju Sukabumi relatif lebih lancar. Meski demikian, perlambatan masih terjadi di sejumlah titik, terutama di kawasan Pamuruyan, Pasar Cibadak, dan Sekarwangi.
Selain di jalan nasional, antrean kendaraan juga terjadi di ruas jalan alternatif Nagrak. Jalur tersebut ramai dilintasi kendaraan dari arah Sukabumi menuju Bogor dan Jakarta yang berupaya menghindari kepadatan di kawasan Cibadak. Akibat meningkatnya volume kendaraan, arus lalu lintas di jalan alternatif Nagrak pun mengalami perlambatan dan antrean di sejumlah titik.







