Beranda / Peristiwa / Jalan Provinsi Jampangtengah–Lengkong Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Kini Bisa Dilalui

Jalan Provinsi Jampangtengah–Lengkong Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Kini Bisa Dilalui

JUBIRTVNEWS.COM – Longsor sempat menutup ruas jalan provinsi yang menghubungkan Jampangtengah–Lengkong, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (18/4/2026) malam. Material tanah yang menimbun badan jalan membuat arus lalu lintas sempat terhenti.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah, Dadi Supardi, menjelaskan bahwa longsor dipicu hujan dengan intensitas lebat dan terjadi di empat titik, tepatnya di Kampung Bungur dan Tanjakan Dayang.

“Longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas lebat di ruas Jalan Provinsi Jampangtengah–Lengkong, tepatnya di Kampung Bungur dan Tanjakan Dayang. Terdapat empat titik longsoran dengan panjang sekitar 50 meter dan tinggi kurang lebih 2 meter, sehingga material menutup badan jalan dan arus lalu lintas terhenti total,” ujar Dadi.

Baca Juga :  Bawaslu Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Kesekretariatan di GISBH Palabuhanratu

Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang terdampak langsung dalam kejadian tersebut.

“Tidak ada korban jiwa, luka, maupun warga yang mengungsi dalam kejadian ini. Namun hingga saat ini kondisi jalan masih belum dapat dilalui karena material longsoran belum tertangani,” lanjutnya.

Baca Juga :  Material Longsor Tutup Jalan Bagbagan–Kiaradua, Lalu Lintas Lumpuh Total

Dadi menambahkan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya awal, termasuk koordinasi dengan sejumlah unsur terkait serta asesmen ke lokasi kejadian.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan perangkat desa, kecamatan, Koramil, Polsek, serta Rescue Bina Marga Provinsi, sekaligus melakukan asesmen ke lokasi dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada,” katanya.

Baca Juga :  Lepas Tim Persikabumi Menuju Liga 4 Nasional, Bupati Sukabumi Sampaikan Pesan Ini

Memasuki Minggu (19/4/2026) pagi, akses jalan yang menghubungkan Jampangtengah dan Lengkong dilaporkan sudah kembali dapat dilalui kendaraan. Meski demikian, petugas di lapangan masih memberlakukan sistem buka-tutup atau pengaturan arus lalu lintas secara bergantian.

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dan kawasan tersebut rawan terjadi longsor susulan.

Tag:

Pos-pos Terbaru