Beranda / Daerah / Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan BMKG

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan BMKG

JUBIRTVNEWS.COM – Gempa bumi dengan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Selatan Pangandaran, Jawa Barat pada Senin (7/7/2025) pukul 12.00.25 WIB.

Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) episenter gempabumi terletak pada koordinat 10,15° LS ; 108,56° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 272 Km arah Tenggara Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada kedalaman 15 km.

Baca Juga :  Awal Tahun Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah, Prakiraan Cuaca Jabar 1 Januari 2026

Direktur Gempa dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan di wilayah Outer Rise Selatan Jawa.

Baca Juga :  BMKG Ungkap Penyebab Musim Kemarau di RI Belum Sepenuhnya Merata

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun ( normal fault ),” ujar Daryono dalam keterangan tertulis.

Daryono menyebut berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Cimerak, Pangandaran, Cikalong, Tasikmalaya dan daerah Cijulang, Pangandaran dengan skala intensitas I – II MMI.

Baca Juga :  2 Perahu Nelayan Terbalik Dihantam Ombak di Laut Tegalbuleud Sukabumi, 1 Orang Hilang

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” lanjut Daryono.

Hingga pukul 12.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Tag:

Pos-pos Terbaru