Beranda / Peristiwa / Gempa Dangkal M 4,5 Guncang Sukabumi, BMKG: Sesar Aktif Bawah Laut

Gempa Dangkal M 4,5 Guncang Sukabumi, BMKG: Sesar Aktif Bawah Laut

JUBIRTVNEWS.COM – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 4,5 dilaporkan mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu malam (17/5/2026) pukul 22.15 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa tersebut memiliki parameter update dengan Magnitudo 4,7.

Episenter lindu terletak pada koordinat 7.53 LS dan 106.72 BT, tepatnya berlokasi di laut pada jarak 63 kilometer Tenggara Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman dangkal yakni 28 kilometer.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, menjelaskan bahwa ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, guncangan ini merupakan jenis gempa bumi dangkal.

Baca Juga :  Kepengurusan IPSI Kabupaten Sukabumi 2025–2029 Digugat, Proses Muscab Dipersoalkan

“Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif bawah laut,” ujar Hartanto dalam keterangan resminya, Minggu malam.

Berdasarkan laporan masyarakat, guncangan gempa dirasakan di berbagai wilayah di Jawa Barat dengan skala intensitas yang berbeda:

  • Skala III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seakan ada truk berlalu): Dirasakan di wilayah Cidolog, Cidadap, Pabuaran, Surade, Ciracap, Ciemas, dan Jampangkulon.
  • Skala II MMI (Getaran dirasakan beberapa orang, benda ringan yang digantung bergoyang): Dirasakan di Palabuhanratu, Cisolok, Cibadak, Cisaat, Cidahu, Cicantayan, Nagrak, Ciwidey, Nyalindung, Lengkong, Parungkuda, Caringin, Kota Sukabumi, hingga Cianjur.
Baca Juga :  Program Tebus Murah Pajak di Sukabumi, Bayar PBB 2025 Bisa Bebas Denda dan Dapat Umrah

Hingga laporan ini dibuat pada pukul 22.42 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Selain itu, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat dampak lindu tersebut.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Prihatin Kasus Balita Raya, Ingatkan Jajaran Layani Warga dengan Prima

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat diminta untuk memastikan informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi melalui aplikasi infobmkg atau akun resmi media sosial @infoBMKG.

Tag:

Pos-pos Terbaru