Beranda / Pemerintahan / Kondisi Membahayakan, Disperkim Sukabumi Pastikan Perbaikan Jembatan Kamandoran Segera Dimulai

Kondisi Membahayakan, Disperkim Sukabumi Pastikan Perbaikan Jembatan Kamandoran Segera Dimulai

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai mempercepat penanganan jembatan rusak di Kampung Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, yang kondisinya dinilai membahayakan warga.

Jembatan yang sempat viral di media sosial itu terlihat melintir dan hanya ditopang bambu, sehingga memicu kekhawatiran masyarakat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi menyatakan bahwa penanganan segera dilakukan, menyusul kondisi jembatan yang tidak lagi layak digunakan.

Baca Juga :  15 Warga Sukabumi Terlantar di Sulbar Akibat Tipu Daya Mandor, Pemkab Upayakan Pemulangan

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriandi, mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya telah melakukan survei sejak Januari 2026 lalu, jauh sebelum kondisi jembatan tersebut ramai diperbincangkan publik.

“Bersama pemerintah desa, kami sudah melihat langsung kondisinya dan kepala desa juga sudah mengajukan penanganan kepada pemerintah daerah,” kata Sendi.

Baca Juga :  Hunian Warga Terdampak Bencana Jadi Perhatian, Disperkim Sukabumi Perkuat Koordinasi

Menurutnya, perhatian terhadap jembatan tersebut semakin menguat setelah ramai di media sosial. Pemerintah daerah pun langsung merespons dengan langkah percepatan penanganan.

Bahkan, Bupati Sukabumi Asep Japar turut memberikan perhatian khusus agar perbaikan bisa segera direalisasikan.

Saat ini, Disperkim masih berkoordinasi dengan pemerintah desa, termasuk membahas kemungkinan pemindahan lokasi jembatan guna memastikan aspek keamanan dan kebermanfaatan jangka panjang.

Baca Juga :  Pergerakan Tanah di Bantargadung Berdampak pada Puluhan Rumah, Disperkim Sukabumi Lakukan Pendataan Hunian

Meski begitu, Sendi menegaskan proses penanganan tidak akan berlarut-larut. Sejumlah tahapan administratif tengah dipersiapkan agar pekerjaan fisik bisa segera dimulai.

“Kami sudah komunikasikan dengan kepala desa untuk menyiapkan administrasi, dan kemungkinan minggu depan sudah mulai ada tindakan di lapangan,” tandasnya.

Traktir Kopi
Tag: