Beranda / Pemerintahan / Hunian Warga Terdampak Bencana Jadi Perhatian, Disperkim Sukabumi Perkuat Koordinasi

Hunian Warga Terdampak Bencana Jadi Perhatian, Disperkim Sukabumi Perkuat Koordinasi

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Persiapan pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi kini mulai mengerucut pada tahap realisasi. Lahan untuk pembangunan hunian telah disiapkan, sementara pemerintah daerah masih mematangkan data penerima bantuan sebelum pembangunan didorong untuk segera dilaksanakan.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Koordinasi Rencana Aksi Pemulihan Perumahan dan Kawasan Permukiman Pascabencana Kabupaten Sukabumi 2024–2027 yang digelar di Kantor BPBD Kabupaten Sukabumi, belum lama ini.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengatakan salah satu hasil penting rakor adalah kesiapan lahan untuk pembangunan rumah masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga :  Pergerakan Tanah di Bantargadung Berdampak pada Puluhan Rumah, Disperkim Sukabumi Lakukan Pendataan Hunian

“Lahan untuk pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana sudah disiapkan. Sekarang yang kita dorong adalah bagaimana proses pembangunan dapat segera direalisasikan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata Sendi, Rabu (2/9/26).

Menurutnya, kesiapan lahan menjadi modal penting untuk mempercepat tahapan pemulihan. Namun, pembangunan juga membutuhkan data penerima bantuan yang akurat agar rumah yang dibangun benar-benar diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.

Karena itu, pemutakhiran dan penyamaan data menjadi salah satu agenda utama dalam rakor tersebut.

Data calon penerima bantuan dimutakhirkan dan disinkronkan bersama perangkat daerah terkait agar tidak terjadi perbedaan informasi dalam proses pengusulan.

Baca Juga :  Disperkim Kabupaten Sukabumi Tuntaskan Rehabilitasi Kantor Kecamatan Ciemas

“Kita ingin usulan yang disampaikan benar-benar sesuai kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat terdampak,” tutur Sendi.

Rakor melibatkan BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Sukabumi, Disperkim, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Kolaborasi lintas sektor diperlukan karena pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik rumah. Aspek legalitas lahan, data penerima, kesiapan kawasan, serta koordinasi pendanaan juga harus dipastikan.

Sendi menilai sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi menjadi kunci agar program pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Apel Jaga Rawat Jawa Barat di Sukabumi, TNI-Polri dan Tokoh Masyarakat Perkuat Sinergi

Program pemulihan tersebut merupakan bagian dari rencana aksi perumahan dan kawasan permukiman pascabencana Kabupaten Sukabumi periode 2024–2027.

Dengan lahan yang telah tersedia dan data penerima yang terus dimatangkan, Pemkab Sukabumi kini mendorong agar pembangunan dapat segera masuk ke tahap pelaksanaan.

Bagi masyarakat terdampak, percepatan tersebut menjadi penting karena pemulihan bukan hanya soal mengembalikan bangunan yang rusak, tetapi juga memastikan mereka dapat kembali tinggal di lingkungan yang aman dan layak.

Sendi menegaskan Disperkim Kabupaten Sukabumi akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan perangkat daerah terkait untuk memastikan proses tersebut berjalan sesuai kebutuhan.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru