Beranda / Parlemen / Tak Punya Ambulan, Warga Sirnarasa Sukabumi Ngadu di Reses Rika Yulistina: Jalan Rusak dan Perlindungan Anak Jadi Sorotan

Tak Punya Ambulan, Warga Sirnarasa Sukabumi Ngadu di Reses Rika Yulistina: Jalan Rusak dan Perlindungan Anak Jadi Sorotan

JUBIRTVNEWS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Rika Yulistina, menggelar Reses ketiga tahun sidang 2025 di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Minggu (21/9/2025). Dalam kesempatan itu, ia menyoroti kondisi infrastruktur jalan di wilayah setempat yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Rika menegaskan, aspirasi masyarakat terkait perbaikan jalan akan ia perjuangkan melalui jalur legislatif agar dapat diakomodasi dalam program pembangunan. “Infrastruktur jalan menjadi kebutuhan utama warga, dan ini akan menjadi prioritas untuk saya dorong di lembaga DPRD,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dewan Dadang: Hardiknas Momentum Bangkitkan Semangat Pendidikan di Sukabumi Berbasis Karakter dan Kearifan Lokal

Selain persoalan infrastruktur, Rika juga kembali menekankan pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak, khususnya anak di bawah umur. Ia menilai kasus kekerasan terhadap kelompok rentan ini masih sering terjadi, sehingga dibutuhkan perhatian lebih dari masyarakat dan pemerintah.

Baca Juga :  Akses Jalan Rusak Renggut Nyawa Bayi, Ibu Pascamelahirkan Terpaksa Ditandu Warga di Jampangtengah

Dalam sesi penyampaian aspirasi, warga Desa Sirnarasa meminta agar pemerintah desa memiliki fasilitas mobil ambulan untuk menunjang kebutuhan darurat kesehatan masyarakat. Aspirasi ini pun langsung dicatat oleh Rika untuk dibawa ke pembahasan lebih lanjut.

Baca Juga :  PKS Soroti Anggaran Rp120 M untuk Pilkada 2029, Usul Dana Cadangan Gunakan SILPA

“Setiap usulan warga adalah prioritas bagi kami untuk diperjuangkan, termasuk kebutuhan ambulan desa yang sangat penting untuk pelayanan kesehatan,” tegas Rika.

Kegiatan reses tersebut turut dihadiri oleh pemerintah Desa Sirnarasa beserta jajarannya. Suasana berlangsung hangat dengan dialog terbuka antara warga, pemerintah desa, dan perwakilan legislatif.

Tag:

Pos-pos Terbaru