Beranda / Lifestyle / Gebyar Jumsih di Cisolok Sukabumi: Jaga Kebersihan Wisata, Dorong Ekonomi Warga

Gebyar Jumsih di Cisolok Sukabumi: Jaga Kebersihan Wisata, Dorong Ekonomi Warga

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM — Sekitar 750 orang dari berbagai unsur turun langsung membersihkan kawasan Destinasi Wisata Pantai Karanghawu dan Kebonkalapa, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan bertajuk Gebyar Jumat Bersih (Jumsih) tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81 Tahun 2026. Namun, gerakan tersebut tidak sekadar membersihkan sampah. Pemerintah Kecamatan Cisolok menjadikannya momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan merupakan bagian penting dari keberlanjutan aset wisata.

Camat Cisolok Okih Fajri mengatakan, kawasan wisata harus dipandang sebagai aset bersama yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, menjaga kebersihan tidak boleh berhenti pada kegiatan gotong royong, tetapi harus menjadi kebiasaan seluruh pihak.

Baca Juga :  Palabuhanratu Sukabumi Jadi Lokasi Abdi Nagri Nganjang Ka Warga Edisi ke-18, Ini Rangkaian Acaranya

“Kebersihan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ini aset wisata kita bersama yang harus dijaga. Kalau lingkungannya bersih, wisatawan nyaman, betah dan punya keinginan untuk datang kembali,” kata Okih.

Camat Cisolok Okih Fajri saat turun langsung bersih-bersih dalam kegiatan Gebyar Jumsih. | Foto: Ist
Camat Cisolok Okih Fajri saat turun langsung bersih-bersih dalam kegiatan Gebyar Jumsih. | Foto: Ist

Menurutnya, meningkatnya kunjungan wisatawan akan memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha di sekitar kawasan wisata.

“Ketika wisatawan datang dan kembali lagi, tentu akan berdampak pada ekonomi warga. Warung, pedagang, jasa parkir, maupun usaha lainnya ikut bergerak. Jadi menjaga kebersihan sebenarnya juga bagian dari menjaga ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Terungkap, Jasad Pria yang Ditemukan di Pantai Karanghawu Sukabumi Berasal dari Bogor

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memungut dan mengangkut sampah, tetapi juga melakukan penataan lingkungan, membersihkan fasilitas umum serta memberikan edukasi kepada masyarakat, pengunjung dan pelaku usaha agar tidak membuang sampah sembarangan.

Gebyar Jumsih melibatkan unsur Forkopimcam Cisolok, aparatur kecamatan dan desa, UPTD/UPTB, Puskesmas, PGRI, sekolah, Satlinmas, pelaku usaha, pengelola destinasi wisata, komunitas hingga masyarakat sekitar.

Okih menilai keterlibatan berbagai elemen tersebut menjadi modal penting untuk membangun pola pengelolaan destinasi wisata yang dilakukan secara bersama-sama.

Baca Juga :  Penguatan Kepemimpinan! Kepala Daerah Baru Jalani Retret di Akmil Magelang Termasuk Bupati Sukabumi Asep Japar

“Yang paling penting adalah sinergitas. Pemerintah, TNI-Polri, dunia pendidikan, pemerintah desa, pelaku usaha dan masyarakat harus memiliki komitmen yang sama. Wisata ini milik kita bersama, sehingga menjaganya juga harus bersama-sama,” tegasnya.

Ia berharap gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Kesadaran menjaga kebersihan diharapkan terus tumbuh sehingga kawasan wisata Cisolok semakin nyaman, menarik dan mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat.

Cisolok Semakin Elok bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong menjaga lingkungan.

Traktir Kopi
Tag: