JUBIRTVNEWS.COM – Sebuah bakso yang dibalut lakban hitam ditemukan petugas di area dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi, Senin (22/6/2026) dini hari. Setelah diperiksa, bakso tersebut ternyata berisi narkotika jenis sabu seberat sekitar satu gram yang diduga dilempar dari luar tembok lapas.
Penemuan itu bermula saat petugas pengamanan melakukan kontrol rutin sekitar pukul 04.38 WIB. Di tengah patroli, petugas mendapati sebuah bungkusan mencurigakan berada di lokasi yang tidak semestinya. Barang tersebut kemudian diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.
Sebelumnya, rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan sebuah benda masuk ke area lapas pada pukul 04.23 WIB. Namun saat itu petugas belum mengetahui secara pasti bentuk maupun isi benda yang terlihat jatuh dari arah luar lapas tersebut.
Saat bungkusan dibuka, petugas menemukan sebuah bakso yang dibalut lakban hitam. Kecurigaan semakin menguat setelah pemeriksaan lebih teliti menemukan plastik klip berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu di dalam bakso tersebut.
Temuan itu segera dilaporkan kepada Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kalapas langsung memerintahkan pengamanan lokasi, pendokumentasian barang bukti, serta koordinasi dengan aparat penegak hukum.
Tidak lama kemudian, personel Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara dan identifikasi terhadap barang yang ditemukan.
Hasil pengecekan awal memastikan kristal putih tersebut merupakan narkotika jenis sabu dengan berat sekitar satu gram. Barang bukti selanjutnya diserahkan kepada Polres Sukabumi Kota untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan kasus.
Dari hasil penelusuran sementara melalui rekaman CCTV, petugas menduga sabu tersebut masuk ke area lapas setelah dilempar dari luar tembok. Namun hingga kini identitas pelaku pelemparan masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, mengatakan temuan tersebut menunjukkan pentingnya kewaspadaan petugas dalam mengantisipasi berbagai modus peredaran narkoba yang terus berkembang.
“Modus penyelundupan narkoba terus berkembang dan semakin beragam. Namun kami memastikan bahwa seluruh jajaran tetap waspada dan tidak memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba di dalam lapas. Temuan ini menjadi bukti bahwa pengawasan berjalan efektif dan komitmen pemberantasan narkoba terus kami perkuat,” tegas Budi.
Menurutnya, keberhasilan pengungkapan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen LABUMI BERSINAR (Lapas Sukabumi Bersih dari Narkoba) yang terus dijalankan untuk menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman dan bebas dari peredaran narkotika.






