Beranda / Daerah / Adanya Belatung di Menu Ayam MBG PAUD Palabuhanratu Dinilai Kelalaian, Ini Klarifikasi SPPG

Adanya Belatung di Menu Ayam MBG PAUD Palabuhanratu Dinilai Kelalaian, Ini Klarifikasi SPPG

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Temuan belatung hidup pada menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di PAUD Desa Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu, memicu kecaman Benteng Aktivis Sukabumi Bersatu (BASB).

Peristiwa ini dinilai sebagai indikasi kelalaian serius Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jayanti Palabuhanratu dalam menjamin keamanan pangan, khususnya bagi anak usia dini.

Dalam video berdurasi 12 detik yang viral, belatung putih terlihat merayap di sayap ayam. Bahkan setelah ayam dibelah, belatung lain muncul di sela tulang, menegaskan dugaan makanan tidak layak konsumsi sejak awal.

Baca Juga :  Forum RT RW Jampangkulon Berbagi Santunan untuk Yatim Piatu dan Jompo

Ketua BASB Kabupaten Sukabumi, Firman Nirwana, menyoroti lemahnya pengawasan mulai dari seleksi bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan ke sekolah.

“Ini bukan sekadar soal makanan dibawa pulang atau tidak. Belatung hidup di lauk utama menunjukkan ada masalah serius. Anak-anak PAUD yang jadi korban,” tegas Firman kepada awak media, Sabtu (7/2/2026).

Baca Juga :  Potensi Hujan Ringan hingga Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah, Prakiraan Cuaca Jabar 9 Desember 2025

Firman menegaskan tanggung jawab keamanan makanan tetap ada pada penyedia, dan tidak bisa dialihkan ke sekolah atau orang tua.

“Secara teknis, belatung tidak mungkin bertahan hidup jika daging dimasak sempurna, sehingga temuan ini menjadi bukti kelalaian serius dalam pengelolaan MBG,” ucapnya.

Klarifikasi SPPG

Terpisah, SPPG Jayanti melalui Kepala SPPG Muhammad Ripjan mengaku makanan dimasak dengan suhu maksimal sesuai prosedur dapur, namun tidak mengetahui asal belatung. Ripjan juga menyebut makanan dibawa pulang oleh siswa.

Baca Juga :  Distribusi BBM Subsidi untuk Nelayan Diatur Ulang, SPBU Palabuhanratu Berikan Klarifikasi

“Kami sudah memasak dengan batas maksimal suhu. Namun kami tidak tahu belatung itu muncul dari mana. Apalagi makanan tersebut tidak dikonsumsi di sekolah dan dibawa pulang,” ujar Ripjan.

Traktir Kopi
Tag: