Beranda / Peristiwa / Larangan Berenang Diabaikan, Seorang Pria Tewas Tenggelam Digulung Ombak di Cisolok Sukabumi

Larangan Berenang Diabaikan, Seorang Pria Tewas Tenggelam Digulung Ombak di Cisolok Sukabumi

CISOLOK, jubirtvnews.com – Insiden tragis menimpa seorang pria asal Depok, Jufferson, pria tewas tenggelam di Pantai Capitol, Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (8/6/2024).

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.10 WIB saat Jufferson bersama rekannya, Rina, berenang di pantai tersebut meskipun telah diperingatkan akan bahaya ombak tinggi.

Kasatpol Airud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, menjelaskan kronologi kejadian yang berawal dari ketidakpatuhan terhadap larangan berenang di tengah laut.

Baca Juga :  Pria Tewas Tenggelam di Pantai Cipatuguran: Arus Laut Kuat Diduga Jadi Penyebab 

“Keduanya sudah diperingati oleh penjaga villa untuk tidak berenang terlalu ke tengah karena gelombang laut yang sedang tinggi dan pasang, tapi peringatan tersebut diabaikan,” ujar AKP Tenda Sukendar.

Tidak lama setelah itu, Jufferson dan Rina ditemukan berada di tengah laut dalam kondisi berbahaya. Ombak yang tinggi dan arus yang kuat membuat mereka kesulitan untuk kembali ke pantai.

Baca juga: Larangan Berenang Diabaikan, Seorang Pria Tewas Digulung Ombak di Cisolok Sukabumi

Baca Juga :  Seknas DPD GPM Sukabumi Raya Gelar Silaturahmi dan Deklarasi DPC

Menyadari situasi genting ini, pemilik Villa Sea Vibes, Odhi, dan penjaga villa, Kandar, segera mengambil tindakan penyelamatan dengan menggunakan papan surfing.

Rina berhasil diselamatkan dan dibawa kembali ke pantai dengan selamat. Namun, Jufferson sempat hilang dari permukaan air sebelum akhirnya ditemukan dan dibawa ke pinggir pantai. Meski sudah mendapatkan pertolongan pertama, kondisi Jufferson tidak membaik.

Baca Juga :  Korban Kecelakaan Laut, Jenazah Nelayan Indramayu Ditemukan di Pesisir Kalaju Sukabumi

“Korban perempuan bisa diselamatkan, tetapi Jufferson sempat hilang dari permukaan. Tak lama kemudian, dia ditemukan dan dibawa ke pinggir pantai,” ungkap AKP Tenda.

Sesampainya di Puskesmas Cisolok, nyawa Jufferson tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia.

“Saat dibawa ke puskesmas korban sudah meninggal. Setelah itu, kami bawa korban ke RSUD Palabuhanratu guna dilakukan visum et repertum,” tambah AKP Tenda. ***

 

Tag:

Pos-pos Terbaru