JUBIRTVNEWSCOM – Aksi penganiayaan senjata tajam celurit terjadi di sebuah toko ban di Kampung Ongkrak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Dalam peristiwa keji tersebut, dua pemuda yang berada di lokasi menjadi korban. Korban berinisial H menderita luka bacok serius di bagian paha, sementara rekannya A mengalami babak belur akibat dipukul dan ditendang pelaku.
Salah satu korban, A, menceritakan bahwa sebelum penyerangan terjadi, pelaku terlihat membonceng seorang perempuan melaju ke arah Parungkuda. Namun, tak lama kemudian pelaku berputar arah dan berhenti di depan toko.
“Pelaku sama ceweknya ke arah Parungkuda. Pas habis itu kan balik lagi. Balik lagi dia berhenti kata dia, ‘Ayo ayo!’. Terus enggak lama dia nyamperin, terus nendang, nggak lama dia lari sambil bawa celurit,” ujarnya.
A mengaku mengenali sosok pelaku penyerangan tersebut. Kasus pengeroyokan dan pembacokan ini telah resmi dilaporkan ke pihak kepolisian untuk penanganan hukum lebih lanjut.
Sementara itu, pemilik toko ban, Taufik, membenarkan insiden yang menimpa dua pekerjanya. Sebelum kejadian, Taufik sempat menyuruh H dan A untuk menyelesaikannya dan segera menutup toko karena hari sudah malam.
Menurut Taufik, senjata tajam yang digunakan pelaku berupa cerulit.
“Korban tuh berdua sebenarnya. Nah ini juga korban juga sama, tapi cuma dipukul aja, dipukul sama ditendang. Yang satu lagi kena bacokan,” kata Taufik.
Hingga berita ini diturunkan, korban pembacokan telah mendapatkan perawatan medis, sementara jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cibadak tengah mendalami motif serta mengejar pelaku penganiayaan tersebut.













