JUBIRTVNEWS.COM – Asep Japar resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi periode 2025–2030.
Kepastian tersebut ditetapkan dalam gelaran Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi yang berlangsung di Hotel Pangrango, Sabtu (24/10/2026).
Penetapan Asep Japar dilakukan secara bulat setelah seluruh Pengurus Kecamatan (PK) dan pemilik suara menyatukan dukungan, menyusul posisinya sebagai kandidat tunggal yang mengembalikan berkas pendaftaran.
Dalam pidato kemenangan pertamanya di hadapan ratusan kader dan jajaran pengurus DPD Golkar Jawa Barat, Asep Japar menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen partai dan mengakhiri segala bentuk faksionalisme pasca Musda.
“Hari ini dinamika dan kompetisi perebutan kursi Ketua DPD Partai Golongan Karya Kabupaten Sukabumi periode 2025-2030 telah resmi berakhir. Mulai detik ini tidak lagi ada kubu kandidat A, kubu kandidat B, dan kubu kandidat C. Persaingan itu harus dijahit sampai di sini. Saya tegaskan dengan sangat jelas tidak boleh ada perpecahan diantara kita semua. Golkar adalah partai besar yang matang karena badai, bukan karena pujian,” tegas Asep Japar dengan nada mantap, Sabtu (24/10/2026).
Asep Japar mengenang kembali rekam jejak pengabdiannya di partai beringin. Ia mengawali kiprah dari tingkat bawah saat dipercaya menjadi Bendahara Badan Saksi Nasional Partai Golkar Kabupaten Sukabumi pada awal 2024 untuk mengawal suara partai di akar rumput.
Kepercayaan tersebut terus berlanjut hingga DPP Partai Golkar menerbitkan surat tugas dan rekomendasi resmi pencalonan Bupati Sukabumi pada Pilkada serentak, yang akhirnya mengantarkannya memenangi mandat rakyat.
“Alhamdulillah atas izin Allah dan perjuangan seluruh kader hari ini saya terpilih dan berdiri sebagai Bupati Sukabumi. Jabatan ini adalah amanah rakyat sekaligus bukti nyata dari kejayaan Golkar. Oleh karena itu komitmen saya mutlak, saya harus dan wajib membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.
Mengenai mekanisme pencalonannya yang menggunakan instrumen diskresi dari DPP, pria yang akrab disapa Asjap ini menyatakan tegak lurus pada komando instruksi pusat.
“Ketika DPP Partai Golkar dan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat mengeluarkan surat diskresi untuk posisi Ketua DPD Kabupaten Sukabumi kepada saya. Maka sebagai kader saya tegaskan saya sangat taat dan fatsun terhadap keputusan Partai. Tidak ada tawar menawar untuk urusan marwah Partai. Insyaallah dengan segenap jiwa raga saya akan berjuang keras untuk membesarkan golongan karya ke depan,” tambahnya.
Asep Japar secara khusus berpesan kepada seluruh loyalis dan pendukung kandidat lain agar membuang jauh-jauh rasa dendam persaingan politik. Kemenangan yang diraihnya hari ini ditegaskan sebagai amanah konstitusi partai dan garis takdir Allah SWT.
“Jangan pernah menganggap kemenangan saya hari ini sebagai sebuah beasiswa atau hibah dari kubu tertentu. Kemenangan ini adalah mandat konstitusi partai dan amanah dari seluruh kader-kader Golkar Kabupaten Sukabumi yang digariskan oleh Allah SWT,” katanya.
“Oleh karena itu, sebagai Ketua DPD yang sah dan terpilih secara konstitusional, saya meminta dan menegaskan bahwa mulai hari ini, seluruh kader tanpa kecuali harus patuh dan tunduk pada garis komando saya. Kepatuhan ini bukan untuk memudah individu saya, melainkan wujud kepatuhan kita pada sistem AD ART dan marwah partai golongan karya,” lanjutnya.
Mengakhiri pidatonya, Asep Japar menggarisbawahi bahwa dirinya berdiri bukan untuk kelompok tertentu, melainkan sebagai Ketua DPD bagi seluruh kader Golkar Kabupaten Sukabumi tanpa terkecuali.
“Kita punya target besar ke depan. Tantangan politik di Kabupaten Sukabumi semakin kompleks. Dan kita tidak punya waktu untuk berdebat kusir atau memelihara dendam kompetisi. Saya berdiri di sini bukan untuk menjadi ketua sebagian kelompok, tetapi saya adalah Ketua DPD Partai Golkar untuk seluruh kader.”
“Saya membuka pintu selebar-lebarnya bagi semua potensi kader terbaik untuk bersama-sama membesarkan partai ini. Mari kita rapatkan barisan, mari kita ubah energi persaingan kemarin, menjadi energi yang kerja nyata untuk menjemput kemenangan Golkar di masa depan,” pungkasnya.












