Beranda / Peristiwa / Dua Pria Tersambar KA Pangrango di Sukabumi dalam 4 Jam, 1 Tewas dan 1 Luka Berat

Dua Pria Tersambar KA Pangrango di Sukabumi dalam 4 Jam, 1 Tewas dan 1 Luka Berat

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Dua pria tersambar Kereta Api (KA) Pangrango di lokasi berbeda di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (24/10/2026). Insiden yang terjadi dalam rentang waktu kurang dari empat jam itu menyebabkan satu orang tewas, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka.

Kejadian pertama menimpa Solehudin (38), warga Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, sekitar pukul 05.55 WIB. Dia tersambar KA Pangrango yang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor saat berolahraga jalan kaki menyusuri jalur rel. Akibatnya, Solehudin mengalami luka di bagian kepala, dada, dan kaki.

Insiden kedua terjadi sekitar pukul 09.20 WIB di Kampung Paledang, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan. Seorang pria bernama Sandi Kasmara (40), warga setempat, tewas setelah tersambar KA Pangrango yang melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi.

Baca Juga :  Kenakan Sarung, Pria asal Garut Ditemukan Tewas Tergantung di Warungkiara Sukabumi

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian Sandi berada di kebun milik orang tuanya yang terletak tidak jauh dari rel kereta. Di lokasi tersebut, dia bersama tetangganya, Syahdan (60), sedang membuat pondasi dari karung berisi tanah di pematang sawah.

Sandi kemudian berniat pulang untuk mengambil gergaji guna memudahkan pekerjaan mereka. Namun, tak lama berselang, seorang warga yang rumahnya berada tidak jauh dari kebun memberi tahu Syahdan bahwa ada seseorang yang tersambar kereta api.

Syahdan pun bergegas menuju lokasi. Setibanya di sana, dia mendapati korban adalah Sandi, tetangganya yang sebelumnya bekerja bersama dirinya.

“Ada yang ketabrak, saya lihat ke lokasi, kan saya mengenali sandalnya, Astagfillah,” ujarnya.

Syahdan mengatakan, sehari-hari Sandi bekerja melayani jasa servis handphone, baik di rumah maupun dengan mendatangi pelanggan berdasarkan panggilan.

Baca Juga :  Lepas Tim Persikabumi Menuju Liga 4 Nasional, Bupati Sukabumi Sampaikan Pesan Ini

“Melayani perbaikan HP di rumahnya kadang dipanggil,” imbuhnya.

Jasad korban dievakuasi oleh petugas kepolisian, petugas KAI, dan anggota TNI, BPBD ke RSUD Sekarwangi Cibadak.

Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, dalam keterangan tertulisnya, menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut.

Dia menjelaskan, di hari yang sama terdapat dua kejadian KA Pangrango tertemper. Kedua kejadian berlangsung dalam rentang waktu kurang dari empat jam di lokasi berbeda pada lintas Bogor–Sukabumi.

Insiden pertama terjadi sekitar pukul 05.55 WIB di Km 33+400/500 petak jalan antara Stasiun Parungkuda dan Stasiun Cicurug, melibatkan KA Pangrango PLB 223A relasi Sukabumi–Bogor.

Selanjutnya, pada pukul 09.20 WIB, insiden serupa kembali terjadi di Km 49+500/600 petak jalan antara Stasiun Cibadak dan Stasiun Cisaat, melibatkan KA Pangrango PLB 224A relasi Bogor–Sukabumi.

Baca Juga :  UPTD PU Lakukan Tambal Sulam di Dua Ruas Jalan Palabuhanratu Sukabumi

“Kami prihatin atas dua kejadian yang terjadi dalam waktu berdekatan ini. Keselamatan jiwa merupakan hal yang sangat berharga. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk semakin peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain dengan tidak melakukan aktivitas yang berisiko di sekitar jalur kereta api,” ujar Franoto.

Pada kejadian kedua, berdasarkan laporan petugas, lokomotif dan rangkaian KA Pangrango dinyatakan aman untuk melanjutkan perjalanan, dengan dampak keterlambatan selama dua menit.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bersama mengenai pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap keselamatan di lingkungan perkeretaapian.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru