JUBIRTVNEWS.COM – Ribuan Bobotoh tumpah ruah memadati pusat Kota Sukabumi pada Sabtu (23/5/2026) malam. Aksi konvoi kendaraan besar-besaran ini digelar guna merayakan keberhasilan bersejarah Persib Bandung mengunci gelar juara Super League musim 2025/2026.
Pesta jalanan ini meledak sesaat setelah peluit panjang dibunyikan di Stadion GBLA, Bandung. Massa suporter yang sebelumnya memadati berbagai titik nonton bareng (nobar) di Kota Sukabumi langsung bergerak serentak menyusuri sejumlah ruas jalan protokol sembari mengibarkan bendera kebesaran Pangeran Biru.
Iring-iringan kendaraan memulai pawai dari area steril Jalan R. Syamsudin SH, tepat di depan Balai Kota Sukabumi. Massa kemudian merayap memadati Jalan RE Martadinata, Jalan Ahmad Yani, hingga melumpuhkan beberapa jalur utama di pusat kota.
Hingga pukul 22.45 WIB, gempita perayaan masih terus membara. Dipenuhi mayoritas kendaraan roda dua, para bobotoh tampak berulang kali memadati area Bundaran Adipura. Di titik ikonik tersebut, mereka berhenti sejenak untuk menyalakan flare, menyanyikan chant juara, sebelum akhirnya kembali bergerak memutari kota.
Aksi konvoi massal yang tertib dan meriah ini tidak lepas dari kesigapan aparat kepolisian. Sebelumnya, Satlantas Polres Sukabumi Kota telah memetakan titik-titik rawan keramaian demi mengantisipasi kemacetan total di ruang publik.
Kasatlantas Polres Sukabumi Kota, AKP Ridwan Shandi Maulana, menjelaskan bahwa pengamanan ketat dikonsentrasikan pada sejumlah lokasi nobar terbesar di wilayah hukum Kota Sukabumi.
“Beberapa titik nobar yang mendapat atensi pengamanan penuh di antaranya kawasan Oasis, Santa Sea, Crowded, Kafe Nama, serta Cafe Jalur,” terang AKP Ridwan.
Guna memberikan ruang aman bagi suporter berkumpul, pihak kepolisian juga sempat menerapkan rekayasa lalu lintas dengan menutup sementara akses Jalan R. Syamsudin SH, mulai dari Simpang Botram hingga Simpang Syamsudin-Siliwangi.
“Ruas jalan tersebut sengaja kami lokasikan sebagai titik kumpul utama para Bobotoh sebelum mereka melakukan konvoi agar tidak langsung memotong arus lalu lintas utama,” jelasnya menambahkan.
Gelar juara kasta tertinggi nasional musim 2025/2026 ini dipastikan setelah Persib Bandung bermain imbang tanpa gol (0-0) melawan Persijap Jepara di laga pamungkas.
Di waktu yang bersamaan, pesaing terdekat mereka, Borneo FC, sebenarnya tampil menggila dan pesta gol 7-1 saat menjamu Malut United di Stadion Segiri, Samarinda. Hasil tersebut membuat poin akhir Persib dan Borneo FC sama kuat di papan klasemen.
Namun, regulasi kompetisi mutlak menempatkan Persib Bandung di takhta tertinggi karena skuad asuhan Bojan Hodak tersebut unggul catatan head-to-head atas tim Pesut Etam sepanjang musim ini bergulir.
Keberhasilan mempertahankan gelar ini mengukir tinta emas dalam sejarah sepak bola tanah air. Persib Bandung resmi menjadi klub pertama di era sepak bola modern Indonesia yang mampu meraih gelar juara liga tiga kali secara berturut-turut (hattrick juara), sekaligus menggenapi koleksi trofi kelima (Panca Takhta) mereka di era Liga Indonesia.






