Beranda / Peristiwa / Tebing Longsor di Ciambar Sukabumi, 2 Rumah Rusak dan Satu Keluarga Mengungsi

Tebing Longsor di Ciambar Sukabumi, 2 Rumah Rusak dan Satu Keluarga Mengungsi

JUBIRTVNEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi memicu bencana tanah longsor di Kecamatan Ciambar, Kamis (14/5/2026) sore. Sebuah tebing setinggi 8 meter ambrol dan menghantam dua rumah warga hingga mengalami kerusakan serius.

Bencana tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di Perumahan BMI 3, RT 06/09, Desa Cibunarjaya. Material tanah yang jatuh dari tebing dengan lebar 5 meter dan panjang 10 meter itu langsung menerjang bagian belakang bangunan rumah warga.

Baca Juga :  Pemkab Sukabumi Akhiri Status Tanggap Darurat Banjir Longsor di Cisolok dan Cikakak

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar, Dedi, mengonfirmasi bahwa salah satu rumah yang terdampak parah adalah milik warga bernama Pirman. Rumah yang dihuni lima jiwa tersebut mengalami kerusakan signifikan pada area kamar dan dapur.

“Seluruh penghuni sementara mengungsi ke kantor pemasaran BMI 3,” kata Dedi dalam laporannya.

Selain rumah Pirman, longsoran juga merusak rumah milik Pais yang dihuni empat orang. Beruntung, saat material tanah menghantam bangunan, rumah dalam keadaan kosong sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Truk Bermuatan Pupuk Terjun ke Jurang Letter S Cikidang, Sopir Alami Patah Kaki

Dedi menjelaskan, letak kedua rumah yang berdampingan tersebut berada tepat di bawah tebing yang labil. Saat hujan deras melanda dengan durasi lama, tebing tidak mampu menahan resapan air hingga akhirnya longsor.

Baca Juga :  Rumah Tertimpa Pohon Tumbang di Sagaranten Sukabumi, Penghuni Selamat saat Salat

Pihak P2BK Ciambar bersama unsur terkait telah meninjau lokasi untuk melakukan pendataan dan memberikan bantuan darurat. Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, masyarakat yang tinggal di area perbukitan dan di bawah tebing diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

Hingga berita ini diturunkan, warga dibantu petugas mulai berupaya membersihkan material tanah secara manual, sembari menunggu langkah penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah.

Tag:

Pos-pos Terbaru