Beranda / Peristiwa / Tragis, Pria 63 Tahun Ditemukan Tewas di Irigasi Cikopak, Sukabumi

Tragis, Pria 63 Tahun Ditemukan Tewas di Irigasi Cikopak, Sukabumi

Nagrak, jubirtvnews.com – Warga Kampung Tugu, Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di aliran irigasi Cikopak pada Selasa pagi (01/10/2024).

Korban, yang diketahui bernama Papar (63 tahun), ditemukan dalam kondisi tersungkur dengan luka memar di wajah.

Penemuan ini bermula ketika seorang warga yang sedang menuju irigasi melihat tubuh Papar tergeletak di air. Kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak berwenang, dan tak lama kemudian polisi tiba di lokasi.

Baca Juga :  Lansia Tewas Tertabrak Kereta di Pelintasan Tanpa Palang Sukabumi

“Betul, kami menerima laporan tentang penemuan mayat laki-laki di irigasi Cikopak. Korban bernama Papar, warga Kampung Tugu, Kalaparea. Berdasarkan keterangan saksi, korban jatuh saat hendak mengambil bambu dan akhirnya tersungkur ke sungai,” ujar Kapolsek Nagrak, Iptu Asep Suhriat.

Baca juga: Kisah Pedagang Es Keliling Menjadi Korban Salah Tuduh, Jujun Disiksa Warga Setelah Tuduhan Pencurian Rp 30 Juta

Baca Juga :  Hilang 2 Bulan di Laut, Jasad Pria Asal Cianjur Ditemukan di Muara Sungai Cibuni Sukabumi

Sebelum ditemukan tewas, Papar sempat terlihat sekitar pukul 07.30 WIB pergi ke warung untuk membeli rokok. Setelah itu, ia berniat mengambil bambu milik tetangganya, Engkos. Namun, sekitar pukul 09.00 WIB, tubuhnya ditemukan tak bernyawa di irigasi.

“Diperkirakan korban jatuh saat sedang mengambil bambu, menyebabkan luka memar di wajah akibat benturan dengan bebatuan di sungai,” tambah Kapolsek.

Baca Juga :  SMPT NU Pujja Yanpa’una Sukabumi Gelar Tasyakuran Perpisahan, Tampilkan Karya Siswa Sesuai Arahan KDM

Setelah penemuan jasad Papar, pihak keluarga menyatakan tidak ingin dilakukan autopsi. Keputusan ini dibuat setelah berdiskusi dengan kepolisian, dan jenazah korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga.

“Keluarga korban menyetujui untuk tidak dilakukan autopsi. Kami tetap akan melanjutkan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kematiannya,” tutup Iptu Asep.

Tag:

Pos-pos Terbaru