Beranda / Parlemen / Fraksi PDIP Desak Perubahan APBD Sukabumi 2025 Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan dan Mitigasi Bencana

Fraksi PDIP Desak Perubahan APBD Sukabumi 2025 Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan dan Mitigasi Bencana

Traktir Kopi

Penanggulangan Kemiskinan Tak Cukup dengan Bantuan Tunai

Fraksi PDIP mengkritisi pendekatan Pemkab Sukabumi yang cenderung menjadikan penanggulangan kemiskinan hanya sebagai program bantuan sosial. Mereka menilai pendekatan teknokratis tanpa partisipasi masyarakat hanya akan memperparah ketimpangan.

Tanyakan Persiapan Bencana hingga Kualitas Pembangunan

Menjelang musim penghujan, Fraksi PDIP mempertanyakan kesiapan pemerintah dalam menghadapi potensi banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah. Mereka juga meminta strategi konkret agar proyek-proyek pembangunan tidak kembali terlambat realisasinya seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Reses DPRD Sukabumi, Teddy Setiadi Pastikan Aspirasi Infrastruktur Direalisasikan Tahun Ini

Harap Pemanfaatan Anggaran Lebih Efektif dan Pro Masyarakat

Fraksi PDIP meminta kejelasan mengenai alokasi anggaran untuk program pengentasan kemiskinan, serta mempertanyakan apakah perubahan APBD ini akan berdampak signifikan terhadap capaian target pembangunan jangka menengah daerah.

Baca Juga :  Bahas RPJMD 2025–2029, DPRD dan Pemkab Susun Rencana Pembangunan Sukabumi untuk Lima Tahun ke Depan

Penutup: APBD Harus Pro-Rakyat, Bukan Sekadar Anggaran Pegawai

Fraksi PDIP menutup pandangannya dengan menegaskan bahwa APBD harus diarahkan untuk program yang menyentuh langsung rakyat, bukan didominasi oleh belanja pegawai.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Sukabumi Ikuti Rakor Lintas Sektoral Bidang Operasional Tingkat Menteri Secara Virtual

“Kami ingin APBD ini menghidupkan rakyat kecil, bukan sekadar menghidupi birokrasi,” tegas Junajah Jajah dalam rapat paripurna.

Traktir Kopi

Halaman: 1 2

Tag: