Beranda / Nasional / Adanya Dugaan Manipulasi Data Siswa Peserta OSN di Kabupaten Sukabumi; Komisi IV DPRD Pertanyakan Kredibilitas Pelaksanaan Kompetisi

Adanya Dugaan Manipulasi Data Siswa Peserta OSN di Kabupaten Sukabumi; Komisi IV DPRD Pertanyakan Kredibilitas Pelaksanaan Kompetisi

Traktir Kopi

Seperti yang diberitakan oleh jubirtvnews sebelumnya, bahwa ada dugaan manipulasi data siswa dalam daftar peserta OSN tahun 2024 tingkat Kabupaten Sukabumi, yang dilakukan oleh sekolah swasta favorit di Kecamatan Cisaat.

Siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 5 dengan inisail Q (11), diganti namanya dengan R dalam daftar peserta OSN bidang Matematika oleh operator sekolah tersebut. Namanya diketahui telah digantikan orang lain di daftar peserta, ketika orang tuanya mencoba mencari tahu hasil OSN secara online

Baca Juga :  Penguatan Kepemimpinan! Kepala Daerah Baru Jalani Retret di Akmil Magelang Termasuk Bupati Sukabumi Asep Japar

“Pas waktu pembukaan, saya mencari apakah Q ini lolos atau tidak (hasil OSN-red). Ketika dicari saya tidak menemukan nama Q. Lalu anakanya bilang, dicarinya jangan namanya tapi nama R. Disana saya kaget lah, kenapa nama orang lain (bertanya ke Q), karena didaftarkannya nama R (jawab Q).” ungkap orang tua Q”

Baca Juga :  Kepala BGN Ungkap Tiga Kunci Sukses Pelaksanaan Program MBG, Apa Saja?

Baca Juga : 378 Kepala Desa di Kabupaten Sukabumi Resmi Diperpanjangan Masa Jabatannya

Pihak sekolah berdalih bahwa pergantian nama tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan mereka, operator melakukannya atas inisiatif sendiri karena NISN Q tidak muncul di sistem saat pendaftaran

“Operator sekolah kemudian inisiatif memasukkan nama siswa lain sebagai solusi sementara, dengan harapan dapat diperbaiki kemudian,” tutur Kepala Sekolah dengan mengacu keterangan pihak operator.

Baca Juga :  Kuota Mudik Gratis Jabar Tersisa 660 Kursi, Rute Bandung–Sukabumi dan Bogor-Palabuhanratu Masih Tersedia

Dalam hal ini, kepala sekolah juga turut menyayangkan dengan adanya perubahan nama siswa yang dilakukan oleh operator tersebut.

“Karena sebelumnya pihak operator tidak konfirmasi dulu ke saya selaku kepsek terkait penggantian daftar nama siswa di OSN itu,” terangnya.

Traktir Kopi

Halaman: 1 2

Tag: