Beranda / Peristiwa / Talud SMAN 1 Cisolok Ambruk Usai Hujan Deras, Papan Nama Roboh dan Material Berserakan ke Jalan

Talud SMAN 1 Cisolok Ambruk Usai Hujan Deras, Papan Nama Roboh dan Material Berserakan ke Jalan

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, sejak siang hingga sore hari menyebabkan talud penahan tanah di lingkungan SMAN 1 Cisolok ambruk, Kamis (4/12/2025).

Camat Cisolok Okih Fajri membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sekitar pukul 13.00 WIB dan berlangsung hingga sore hari, dengan kondisi hujan saat ini masih terjadi meski intensitasnya mulai menurun.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Berharap Penanganan Lebih Cepat Lagi

“Hujan deras turun dari siang sampai sore. Sekarang masih hujan, tapi intensitasnya sudah mulai menurun,” ujar Okih saat dikonfirmasi.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan. Selain talud penahan tanah yang runtuh, papan nama sekolah berbentuk neon box roboh, huruf timbul identitas sekolah terlepas dari dinding, serta tembok pembatas ambruk sebagian. Material berupa tanah, batu, beton, kayu, dan rangka besi berserakan hingga ke bahu jalan.

Baca Juga :  Warga Desa Wanajaya Sukabumi Keluhkan Infrastruktur dan Fasum dalam Reses Dewan Rika

Sementara itu, Petugas Penanggulangan Bencana (P2BK) Kecamatan Cisolok Andri Firmansah menyampaikan, peristiwa ambruknya talud terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan pendataan awal.

“Kejadiannya sekitar jam setengah tiga sore. Saya langsung ke lokasi dan melaporkan kejadian tersebut. Kerusakan meliputi talud penahan tanah ambruk, papan nama sekolah roboh, huruf timbul rusak, serta material longsor menutup sebagian jalan,” ungkap Andri.

Baca Juga :  Pemkab Sukabumi Perpanjang Tanggap Darurat Bencana di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi di lokasi masih berpotensi membahayakan pengguna jalan. Longsoran tanah dan puing bangunan menutup sebagian badan jalan provinsi tersebut sudah dibersihkan agar tidak mengganggu pengendara.

Traktir Kopi
Tag: