Beranda / Daerah / Pusat di Laut Sukabumi, Gempa Dangkal M4,3 Terasa Hingga Cianjur dan Bandung Barat

Pusat di Laut Sukabumi, Gempa Dangkal M4,3 Terasa Hingga Cianjur dan Bandung Barat

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat, dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik pada Sabtu malam (11/7/2026) pukul 19.47 WIB. Guncangan yang terjadi di waktu santai akhir pekan tersebut sempat mengejutkan warga di beberapa wilayah di Jawa Barat bagian selatan dan priangan.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang, Hartanto menjelaskan bahwa hasil analisis pembaruan (update) parameter BMKG menunjukkan gempa ini berkekuatan Magnitudo 4,3.

Pusat gempa atau episenter terletak pada koordinat 7.66 lintang selatan (LS) dan 107.00 bujur timur (BT). Secara geografis, posisi tersebut berada di laut pada jarak 82 kilometer arah tenggara Kota Sukabumi dengan kedalaman pusat gempa (hiposenter) sedalam 22 kilometer.

Baca Juga :  Luncurkan Program 'Sukabumi Nyaah Ka Indung', Ini Pesan Bupati Asjap

“Dengan memperhatikan titik lokasi episenter serta kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi malam ini merupakan jenis gempa bumi dangkal. Guncangan ini dipicu secara langsung oleh adanya aktivitas sesar aktif di bawah permukaan laut,” terang Hartanto dalam rilis resminya sabtu malam.

Dirasakan Nyata di Dalam Rumah, Belum Ada Laporan Kerusakan

Berdasarkan laporan visual dan pemetaan yang dihimpun dari masyarakat di lapangan, dampak guncangan gempa bumi ini dirasakan meluas di beberapa daerah.

Baca Juga :  Halal Bihalal dan Santunan Anak Yatim, Kepala Desa Cireundeu Tekankan Kepedulian Sosial

Wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur merasakan kekuatan gempa dalam skala intensitas III MMI. Sementara wilayah Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, hingga Kabupaten Tasikmalaya merasakan getaran dengan skala intensitas II hingga III MMI.

Skala intensitas III MMI ini diartikan bahwa getaran gempa dirasakan secara nyata oleh warga yang sedang berada di dalam rumah. Sensasi guncangan digambarkan terasa seakan-akan ada truk bermuatan berat yang sedang berlalu di dekat tempat tinggal.

Baca Juga :  Ratusan Peserta Janmadina 5 Ikuti Bersih-bersih Sungai di Kelurahan Surade

Kendati guncangan mencakup area yang cukup luas, BMKG memastikan bahwa hingga saat ini belum menerima adanya laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau fasilitas publik sebagai dampak dari gempa bumi tersebut.

Lebih lanjut, pihak BBMKG Wilayah II Tangerang mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil monitoring intensif yang dilakukan hingga pukul 20.12 WIB, sistem sensor BMKG belum menunjukkan adanya tanda-tanda atau aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Situasi pasca-gempa di wilayah Sukabumi dan sekitarnya dilaporkan aman terkendali.

Traktir Kopi
Tag: