JUBIRTVNEWS.COM – Kekhawatiran terhadap potensi peredaran narkoba di wilayah Pajampangan Kabupaten Sukabumi mendorong Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM) mengambil sikap. Melalui kampanye terbuka, mereka mengajak masyarakat untuk tidak lagi bersikap pasif terhadap ancaman narkotika yang dinilai bisa merusak sendi kehidupan sosial.
Seruan “Perangi Peredaran Narkoba di Pajampangan” bukan sekadar slogan. Gerakan ini menjadi pengingat bahwa bahaya narkoba bisa masuk ke lingkungan mana pun, tanpa mengenal usia maupun latar belakang.
Sekretaris Jenderal Paguyuban JTM, Hendrik Firmansyah, menegaskan bahwa perlawanan terhadap narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum.
“Kalau masyarakat diam, peredaran akan terus berkembang. Kita harus berani peduli, berani mencegah, dan berani melapor,” tegasnya, Jumat (1/5/2026).
Ia menilai, peran keluarga dan lingkungan sekitar menjadi benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Edukasi sejak dini, pengawasan, serta kepedulian sosial dinilai lebih efektif untuk menekan peredaran dibanding hanya tindakan represif.
Dalam kampanye tersebut, masyarakat juga diingatkan bahwa dampak narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga memicu persoalan lain seperti kriminalitas dan kehancuran ekonomi keluarga.
Paguyuban Jampang pun mengajak seluruh elemen, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga lembaga desa untuk bersama-sama menjaga wilayah Pajampangan tetap aman dan bersih dari narkoba.
“Kalau ingin Pajampangan maju, salah satu syaratnya lingkungan harus bersih dari narkoba,” tambah Hendrik.







