JUBIRTVNEWS.COM – Pembangunan Jalan Tol Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 yang menghubungkan Cibadak hingga Sukabumi Barat terus dikebut oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Hingga pertengahan Juni 2026, progres konstruksi ruas tersebut telah mencapai 81,49 persen dan ditargetkan selesai pada kuartal II tahun 2027.
Selain fokus pada percepatan penyelesaian proyek, pemerintah juga menempatkan aspek keamanan dan keselamatan sebagai prioritas utama dalam proses pembangunan jalan tol tersebut.
Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke proyek Jalan Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3 yang dilaksanakan pada Jumat (12/6/2026).
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Wilan Oktavian, mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap kondisi lereng di sepanjang trase pembangunan, menyusul kejadian longsoran di Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Km 72 yang dipicu hujan deras pada Mei 2026.
“Pengamanan lereng menjadi aspek yang sangat penting dan krusial dalam pembangunan Jalan Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3. Oleh karena itu, Badan Pengatur Jalan Tol melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh lokasi timbunan dan galian untuk memastikan penerapan kemiringan lereng sesuai standar teknis agar lebih aman dan nyaman digunakan oleh masyarakat,” ujar Wilan, dikutip dari laman sahabat.pu.go.id, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, BPJT akan berkolaborasi dengan PT TransJabar Toll selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk memperkuat sistem pengamanan lereng di ruas Bocimi Seksi 3. Upaya tersebut membutuhkan penambahan lahan yang cukup luas.
“Penetapan lokasi sudah keluar dan saat ini dalam proses pembebasan lahan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Rombongan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI yang juga Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menekankan pentingnya pengawasan yang lebih aktif selama proses pembangunan berlangsung.
“Kami meminta pemerintah melakukan pengawasan yang aktif agar dapat menjadi contoh bagi jalan tol lainnya. Pekerjaan harus diyakini betul bahwa sudah kuat agar ketika sudah beroperasi dengan baik dan aman,” kata Ridwan.
Secara keseluruhan, Jalan Tol Ciawi–Sukabumi memiliki panjang 53,15 kilometer yang terbagi dalam Seksi 1 hingga Seksi 4. Saat ini, sepanjang 26,40 kilometer telah beroperasi, yakni Seksi 1 Ciawi–Cigombong dan Seksi 2 Cigombong–Cibadak.
Jalan Tol Ciawi- Sukabumi jika telah selesai dibangun seleuruhnya, nantinya akan dapat mengurangi waktu tempuh perjalanan antara Ciawi/Bogor menuju Sukabumi secara signifikan. Selain itu akan memperkuat juga Konektivitas jalan dan akan mengembangkan perekonomian dan potensi wisata Kota Sukabumi dan sekitarnya.






