JUBIRTVNEWS.COM – Polisi berhasil mengungkap kasus penemuan mayat wanita yang ditemukan membusuk di kebun jati, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Identitas jasad tersebut teridentifikasi berinisial RAS (35), ibu dua anak asal Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap. Nyawa korban diduga kuat dihabisi oleh seorang pria berinisial RA.
Terduga pelaku RA diringkus oleh Tim Satreskrim Polres Sukabumi saat bersembunyi di sebuah saung kebun yang tak jauh dari rumah orang tuanya di Kampung Tegalbuleud, Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, pada Minggu (18/10/2026) subuh sekira pukul 05.00 WIB.
“Benar, pada hari ini Minggu tanggal 18 Oktober 2026 sekira pukul 05.00 WIB, jajaran Satreskrim Polres Sukabumi telah berhasil mengamankan seorang laki-laki terduga pelaku berinisial RA,” kata Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Ilham Sapta Permadi saat dikonfirmasi.
Ilham menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari kerja keras penyidik dalam mengumpulkan bukti-bukti di tempat kejadian perkara (TKP), keterangan para saksi, serta penelusuran rekam jejak digital dan lapangan secara intensif.
Saat ini, terduga pelaku RA telah digelandang ke Mapolres Sukabumi di Palabuhanratu untuk menjalani pemeriksaan dan interogasi mendalam guna membeberkan motif utama di balik aksi keji tersebut.
“Kami berkomitmen untuk menangani perkara ini secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mempercayakan proses penegakan hukum kepada kepolisian,” pungkas Ilham.
Sebelumnya, warga Kampung Margaluyu 2, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, digegerkan oleh penemuan mayat wanita dalam kondisi membusuk di area perkebunan jati pada Selasa (13/10/2026) pagi.
Korban RAS sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. Sebelum menghilang, korban sempat pamit pergi mengendarai sepeda motor matik untuk ngojek sebelum akhirnya nomor ponselnya tidak dapat dihubungi dan ditemukan tewas mengenaskan.
Dari hasil olah TKP awal, pihak kepolisian menemukan indikasi kuat adanya tindak kekerasan fisik berupa hantaman benda tumpul pada tubuh korban.
“Dari olah TKP sementara, kami mengindikasikan, mengindikasikan bahwa terdapat beberapa luka diduga akibat dari benda tumpul,” ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana kepada awak media, Rabu (14/10/2026).












