Beranda / Peristiwa / Longsor di Kabandungan Sukabumi Putus Irigasi 50 Meter, Dapur Warga Ambruk Terbawa Material

Longsor di Kabandungan Sukabumi Putus Irigasi 50 Meter, Dapur Warga Ambruk Terbawa Material

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM –Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi memicu bencana tanah longsor di Kampung Cicadas RT 03/04, Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Rabu (28/10/2026). Peristiwa tersebut memutus saluran irigasi vital sepanjang 50 meter serta merusak rumah warga di sekitar lokasi.

Kepala Desa Tugubandung, Yudi Guntara, mengonfirmasi bahwa tebing yang longsor memiliki ketinggian mencapai 20 meter. Material tanah tidak hanya merusak saluran irigasi, tetapi juga mengancam dua unit rumah warga yang berada tepat di atas area longsoran.

Baca Juga :  Junajah Jajah Menilai Sukabumi Belum Siap Digitalisasi Pilkades Serentak 2027

Dua rumah terdampak tersebut merupakan milik Endang (45) dan Isap (52). Rumah milik Endang mengalami kerusakan paling parah karena area dapur atau tempat masaknya ambruk dan tergerus material longsor.

“Tempat masak sudah terbawa longsoran, yang pak Endang. Sedangkan rumah yang satunya lagi yang Isap, agak jauh,” ujar Yudi kepada awak media, Kamis (29/10/2026).

Baca Juga :  Pembebasan Lahan Tol Bocimi Seksi 3 Tersendat 26 Tanah Kas Desa, Ini Respons Pemkab Sukabumi

Untuk penanganan sementara, Yudi mengatakan, area longsoran telah ditutup menggunakan terpal oleh BPBD. Langkah ini dilakukan untuk mengarahkan aliran air hujan agar tidak langsung menggerus tanah longsoran sehingga tidak meluas.

“Sekarang sudah ditutup pakai terpal dari BPBD. Jadi nanti ketika hujan lagi, air lewat atas terpal,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tim SAR Terus Cari 3 Korban Hilang Akibat Longsor di Lengkong Sukabumi

Mengingat cuaca ekstrem dan potensi longsor susulan yang masih tinggi, keluarga Endang diimbau untuk mengungsi sementara waktu ke tempat yang lebih aman di rumah rekannya, Isap.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Sukabumi meminta masyarakat yang bermukim di sekitar titik longsor maupun kawasan rawan bencana untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras mengguyur dengan intensitas tinggi.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru