Beranda / Daerah / Gogosan di Jalur Cibeber–Lampegan, KAI Batalkan Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Sementara

Gogosan di Jalur Cibeber–Lampegan, KAI Batalkan Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Sementara

JUBIRTVNEWSCOM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung menyampaikan bahwa jalur kereta api pada petak jalan antara Stasiun Cibeber dan Stasiun Lampegan untuk sementara waktu tidak dapat dilalui oleh perjalanan kereta api. Hal ini disebabkan adanya tanah amblas atau gogosan pada jalur rel tepatnya di Km 74+9/0 petak jalan Cibeber–Lampegan.

Informasi awal mengenai kondisi tersebut pertama kali diterima oleh petugas di lapangan saat melaksanakan patroli rutin pemeriksaan jalur pada Minggu (18/4/2026) pukul 19.55 WIB. Petugas menemukan adanya struktur jalur rel yang tidak sesuai akibat gogosan dan berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

Setelah menerima laporan tersebut, tim tanggap darurat KAI Daop 2 Bandung segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dinyatakan bahwa jalur tersebut untuk sementara waktu tidak aman dilalui oleh perjalanan kereta api.

Baca Juga :  Sejumlah SOTK Pemkab Sukabumi Diubah, Asep Japar: Perkuat Kelembagaan Perangkat Daerah

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama perusahaan.

“Keselamatan merupakan hal yang tidak dapat ditawar. Untuk itu, jalur pada petak jalan Cibeber–Lampegan kami nyatakan tidak dapat dilalui sementara waktu hingga proses perbaikan selesai dilakukan,” ujarnya.

Akibat dari kondisi tersebut, perjalanan KA Siliwangi (345) relasi Cipatat – Sukabumi dibatalkan dan perjalanan kereta hanya sampai di Stasiun Cianjur. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan seluruh pelanggan dan operasional perjalanan kereta api.

Selain itu, KAI Daop 2 Bandung juga menginformasikan bahwa perjalanan KA 342 Siliwangi relasi Sukabumi – Cipatat yang dijadwalkan berangkat pada pagi hari Senin, 20 April 2026, jam 05.15 juga mengalami pembatalan.

KAI Daop 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini. “Kami memahami bahwa pembatalan perjalanan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna jasa,” imbuhnya.

Baca Juga :  Dorong Petani Muda, DPD GPM Sukabumi Raya Siapkan Pendemplotan Sawah

Sebagai bentuk kompensasi, pelanggan yang terdampak dan tidak berkenan melakukan perjalanan, dapat melakukan pembatalan tiket dengan pengembalian dana sebesar 100% dari harga tiket, di luar biaya pemesanan. Proses pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun secara langsung di loket stasiun.

Pembatalan tiket dapat dilakukan dalam kurun waktu maksimal 7 x 24 jam sejak jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket. KAI Daop 2 Bandung mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan kanal resmi yang tersedia guna mempermudah proses pembatalan.

KAI Daop 2 Bandung saat ini terus melakukan upaya percepatan perbaikan jalur agar perjalanan kereta api dapat segera kembali normal. Seluruh proses penanganan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan penanganan di lapangan agar jalur dapat segera kembali normal dan operasional kereta api dapat berjalan dengan lancar. Kami juga mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran para pelanggan,” tutup Kuswardojo.

Baca Juga :  Waspada Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah, Prakiraan Cuaca Jabar 10 Februari 2026

Hingga Senin pagi (20/4/2026), proses penanganan gogosan di lokasi masih terus dilakukan oleh tim KAI Daop 2 Bandung. Perbaikan difokuskan pada pemulihan struktur tanah dan rel yang terdampak agar kembali aman dilalui.

Demi menjaga keselamatan perjalanan dan pengguna jasa, sejumlah perjalanan KA Siliwangi pada hari ini masih dibatalkan. Perjalanan KA yang dibatalkan di antaranya KA Siliwangi 342 lintas Sukabumi-Cianjur, KA 341 lintas Cianjur-Sukabumi dan KA 344 lintas Sukabumi -Cianjur.

KAI Daop 2 Bandung menegaskan bahwa upaya percepatan perbaikan terus dilakukan agar jalur dapat segera kembali normal. Perkembangan terbaru akan terus disampaikan kepada masyarakat melalui kanal resmi.

Tag:

Pos-pos Terbaru