Beranda / Daerah / Tak Hanya Ancaman Nonmiliter, MUI Jabar Sebut LGBT Melanggar Sunnatullah

Tak Hanya Ancaman Nonmiliter, MUI Jabar Sebut LGBT Melanggar Sunnatullah

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat memandang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) bukan hanya berkaitan dengan persoalan akhlak dan moral, tetapi juga sebagai ancaman nonmiliter. MUI Jabar juga menegaskan LGBT sebagai bentuk pelanggaran terhadap Sunnatullah.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Umum MUI Provinsi Jawa Barat, Jamjam Erawan. Menurutnya, MUI sebagai Khadimul Ummah dan Himayatul Ummah yang sentiasa menjaga dan menyelamatkan umat melalui berbagai langkah, baik secara akademik maupun langkah-langkah lainnya.

Baca Juga :  Gempa Dangkal M4,1 Guncang Sukabumi Selatan, BMKG: Aktivitas Sesar Bawah Laut

“LGBT ini adalah bukan hanya sekadar isu yang berkaitan dengan masalah akhlak dan moral, tetapi sudah melanggar Sunnatullah. Allah Subhanahu wa Ta’ala kan sudah menjadikan manusia itu azwaj pasangan-pasangan,” ujar Jamjam saat ditemui awak media usai menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) MUI Kabupaten Sukabumi di Kecamatan Cicantayan, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga :  Lindungi Relawan, Komisi I DPRD Sukabumi Minta 402 Dapur SPPG Segera Kantongi PBG dan SLF

“Tetapi ini kok berani-berani ya untuk melanggar Sunnatullah itu. Jadi kalau sudah melanggar Sunnatullah, ya tunggu saja azab dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tambahnya.

Jamjam menegaskan, MUI Jawa Barat akan terus menyuarakan pandangannya terkait LGBTQ melalui penyampaian naskah-naskah akademik kepada pemerintah, DPR, maupun lembaga-lembaga lainnya.

Baca Juga :  Video: Bantuan KDM Siap Direalisasikan, Bangun 20 Rumah Panggung untuk Korban Banjir Palabuhanratu

“Artinya adalah bahwa kita juga akan menyuarakan terus dan untuk terus menyampaikan naskah-naskah akademik apa yang menjadi bahaya LGBT baik kepada pemerintah, kepada DPR, maupun kepada lembaga-lembaga lainnya. Karena ini sudah menjadi bahaya ancaman non-militer ya, yang harus kita jaga bersama,” katanya.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru