JUBIRTVNEWS.COM – Bupati Sukabumi Asep Japar memberikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, khususnya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara, atas pelaksanaan program bedah rumah bagi masyarakat di Kabupaten Sukabumi.
Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Bakti Sosial Bedah Rumah, Tempat Ibadah, dan Optimalisasi Sarana Asimilasi dan Edukasi Berkah Mandiri bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto di Lapas Kelas IIA Warungkiara, Rabu (10/6/2026).
Dalam program tersebut, Lapas Kelas IIA Warungkiara melakukan perbaikan terhadap lima rumah tidak layak huni (RTLH) serta dua sarana ibadah yang berada di wilayah Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.
Menurut Asep Japar, program tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Ini merupakan program yang sangat bermanfaat sebagai bentuk kepedulian sosial. Saya atas nama pribadi dan pemerintah mengucapkan terima kasih,” ujarnya.
Bupati berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari upaya membangun sistem pembinaan yang lebih baik, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
“Semoga ini menjadi awal dari penguatan ekosistem pembinaan yang lebih humanis, produktif, dan berkelanjutan,” ucapnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Sukabumi siap mendukung berbagai program sosial dan kemasyarakatan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk selalu mendukung,” ungkapnya.
Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto mengungkapkan bahwa program bedah rumah yang dilaksanakan jajaran pemasyarakatan telah memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai daerah.
Menurutnya, hingga saat ini sebanyak 24 rumah telah berhasil diperbaiki melalui kegiatan bakti sosial tersebut, termasuk lima unit rumah yang berada di Kabupaten Sukabumi.
“Baksos dalam bentuk bedah rumah sudah dibangun 24 rumah, lima di Sukabumi,” ungkapnya.
Agus berharap program sosial yang melibatkan jajaran pemasyarakatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Semoga kegiatan sosial ini akan terus dilakukan,” pungkasnya.





