JUBIRTVNEWS.COM – Kawasan Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Sudajaya, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, kini punya tempat nongkrong baru. Cafe Mas Boy resmi menggelar grand opening pada Rabu (2/9/2026).
Mengusung konsep kekinian yang menyasar anak muda dan keluarga, kafe dua lantai ini menawarkan suasana bersantai yang nyaman dengan kapasitas hingga 50 pengunjung.
Owner Cafe Mas Boy, Rika Yulistina, mengungkapkan rasa syukurnya atas terealisasinya pembukaan kafe tersebut di lokasi strategis Jalur Lingkar Selatan.
“Alhamdulillah akhirnya bisa terealisasi juga grand opening. Sebelumnya keinginan kami, grand opening ini pada momen weekend, cuman karena ada hal lain, maka dapat terlaksana di hari Rabu. Mudah-mudahan menjadi hari yang berkah,” ujar Rika saat ditemui di lokasi, Rabu.
Hadirkan Kuliner Khas Laut Palabuhanratu di Tengah Kota
Selain menyediakan beraneka ragam camilan dan minuman kekinian favorit anak muda, Cafe Mas Boy memiliki keunikan tersendiri pada jajaran menu makanan beratnya. Latar belakang Rika yang berasal dari pesisir Palabuhanratu menginspirasinya untuk memboyong langsung kelezatan olahan hasil laut ke Kota Sukabumi.
“Kita juga ada makanan berat. Karena saya berasal dari Palabuhanratu, kita siapkan juga hasil laut. Ada ikan layur, eteman, ikan marlin, kepiting, udang dan lainnya,” jelasnya.
Kafe yang dilengkapi 12 set meja ini siap melayani pengunjung setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.
Wadahkan Pemberdayaan Perempuan dan Anak
Menariknya, pendirian Cafe Mas Boy tidak sekadar berorientasi pada keuntungan bisnis belakangan. Sebagai anggota DPRD Kabupaten Sukabumi yang aktif mengawal isu perempuan dan anak, Rika merancang kafe ini sebagai ruang aman dan wadah aktivitas positif bagi korban kekerasan.
Rika menegaskan, kehadiran kafe ini diharapkan bisa memberikan dampak sosial nyata tanpa unsur eksploitasi, sekaligus menjadi ruang pemberdayaan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
“Ke depan, Cafe Mas Boy diharapkan dapat menjadi salah satu ruang aktivitas positif bagi mereka (korban kekerasan perempuan dan anak). Ini langkah awal dari gagasan bernilai sosial yang ingin kami wujudkan,” pungkasnya.





