Beranda / Daerah / Hidup Sebatang Kara, Ma Yani Bertahan dari Kepedulian Tetangga di Cisolok Sukabumi

Hidup Sebatang Kara, Ma Yani Bertahan dari Kepedulian Tetangga di Cisolok Sukabumi

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Tidak banyak yang bisa dilakukan Ma Yani di usia senjanya selain bertahan menjalani hari demi hari.

Di Kampung Simpang, Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, perempuan lanjut usia itu hidup seorang diri. Rumah yang ditempatinya pun bukan milik sendiri, melainkan menumpang kepada warga.

Untuk kebutuhan makan sehari-hari, Ma Yani masih bergantung pada kepedulian tetangga. Kondisi kesehatan yang mulai menurun membuat kehidupannya semakin terbatas.

Di tengah keadaan tersebut, perhatian terhadap Ma Yani kembali muncul setelah Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi bersama Tim Sidokkes mendatangi kediamannya, Senin (10/8/2026).

Baca Juga :  Festival Pencak Silat Kapolres Cup 2025, DPRD Singgung Bibit Unggul Sukabumi

Tim medis tidak hanya melihat kondisi Ma Yani, tetapi juga melakukan pemeriksaan kesehatan. Bantuan kebutuhan sehari-hari turut diberikan.

Namun, persoalan yang dihadapi Ma Yani sebenarnya jauh lebih besar daripada sekadar kebutuhan bantuan sesaat.

Ia tidak memiliki keluarga yang tinggal bersamanya. Ketika sakit, tidak ada anggota keluarga yang setiap saat berada di sampingnya. Sementara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia harus mengandalkan perhatian orang-orang di sekitarnya.

Baca Juga :  DPMD Sukabumi Tegaskan Komitmen Nyata Usai Peluncuran Koperasi Merah Putih Tingkat Kabupaten

Kondisi seperti ini membuat keberadaan tetangga menjadi sangat berarti. Bantuan makanan, perhatian ketika sakit, hingga sekadar datang menanyakan kabar menjadi bagian penting dari kehidupan Ma Yani.

Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi mengatakan, keberadaan warga lanjut usia yang hidup dalam keterbatasan perlu mendapat perhatian bersama.

“Kami ingin memastikan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk merawat dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lansia yang hidup dalam keterbatasan,” ujar Benny.

Baca Juga :  Sosialisasi di Cisolok, Hergun: Sertifikasi Tanah Adalah Pion Pengentas Kemiskinan

Menurutnya, kepedulian terhadap warga seperti Ma Yani tidak semestinya hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Lingkungan sekitar juga memiliki peran penting agar warga yang hidup sendiri tidak merasa ditinggalkan.

“Semoga kunjungan dan bantuan yang kami berikan dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari serta memberikan semangat dan dukungan moril kepada Ibu Ma Yani,” katanya.

Traktir Kopi
Tag: