Beranda / Olahraga / Qatar Tahan Imbang Swiss 1-1, Gol Menit Akhir Khoukhi Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Qatar Tahan Imbang Swiss 1-1, Gol Menit Akhir Khoukhi Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

☕ Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS – Timnas Qatar mencatat sejarah baru di Piala Dunia 2026 setelah menahan imbang Swiss dengan skor 1-1 pada laga perdana Grup B di Levi’s Stadium, Santa Clara, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026) pukul 02.00 WIB. Gol telat kapten Boualem Khoukhi pada masa injury time memastikan Qatar meraih poin pertama sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia.

Swiss sebenarnya tampil dominan hampir sepanjang pertandingan. Tim asuhan Murat Yakin unggul lebih dulu melalui penalti Breel Embolo pada menit ke-17 setelah intervensi VAR yang menghadirkan kontroversi terkait proses terjadinya pelanggaran.

Baca Juga :  Kualifikasi Piala Dunia 2026: Patrick Kluivert Optimistis Jelang Laga Krusial Lawan Tiongkok

Setelah tertinggal, Qatar lebih banyak berada di bawah tekanan. Swiss terus menguasai jalannya laga dengan sejumlah peluang berbahaya yang tercipta melalui Embolo, Granit Xhaka, dan para pemain lini depan mereka. Namun ketangguhan penjaga gawang Mahmoud Abunada membuat Qatar tetap bertahan dalam pertandingan.

Ketika kemenangan Swiss sudah di depan mata, Qatar justru memberikan kejutan. Pada menit 90+5, Homam Ahmed mengirim umpan silang akurat yang disambut sundulan Boualem Khoukhi. Bola meluncur ke gawang Swiss dan mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut langsung memicu selebrasi besar dari para pemain dan pendukung Qatar.

Baca Juga :  Remontada Dramatis! UIN Bandung Tekuk STKIP Cimahi 3-2 dan Melaju ke Final Campus League Futsal 2025

Hasil imbang ini terasa sangat spesial bagi Qatar. Pada Piala Dunia 2022 saat menjadi tuan rumah, mereka gagal meraih satu poin pun dan tersingkir di fase grup. Kini, mereka akhirnya mampu mengoleksi poin pertama dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia.

Bagi Swiss, hasil ini menjadi kerugian besar. Sebelum pertandingan, mereka diprediksi sebagai favorit kuat untuk memenangkan laga. Bahkan simulasi Opta Supercomputer memberikan peluang kemenangan mencapai 76 persen bagi Swiss. Namun dominasi permainan yang mereka tampilkan gagal dikonversi menjadi tiga poin akibat buruknya penyelesaian akhir.

Baca Juga :  Prediksi Belanda vs Jepang Piala Dunia 2026: Duel Penentu Puncak Grup F di Laga Perdana

Secara statistik, Swiss mendominasi penguasaan bola dan melepaskan lebih dari dua puluh tembakan sepanjang pertandingan. Namun efektivitas menjadi masalah utama sehingga Qatar mampu bertahan hingga akhirnya mencetak gol penyeimbang di penghujung laga.

Hasil ini membuat persaingan Grup B semakin terbuka. Qatar memperoleh suntikan moral besar menjelang laga berikutnya, sementara Swiss harus segera bangkit jika ingin mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Sumber: https://www.fifa.com/

☕ Traktir Kopi
Tag: