JUBIRTVNEWS.COM – Tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi bergerak cepat melakukan asesmen dan penanganan darurat pasca ambruknya Tembok Penahan Tanah (TPT) di wilayah Kecamatan Cibeureum, Minggu (7/6/2026).
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (6/6/2026) di Jalan Pembangunan Gang H. Afandi, RT 03 RW 03, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum. Setelah menerima laporan, petugas BPBD langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan serta langkah-langkah penanganan guna mencegah dampak yang lebih luas.
Berdasarkan hasil assessment, ambruknya TPT diduga terjadi akibat struktur bangunan yang tidak mampu menahan beban tanah. Kondisi tersebut diperparah oleh erosi yang terus mengikis bagian bawah pondasi sehingga mengurangi kekuatan konstruksi.
“Penyebab utama, struktur TPT tidak kuat menahan beban, diperparah oleh pengikisan (erosi) di bagian bawah pondasi secara terus-menerus,” demikian keterangan BPBD Kota Sukabumi.
Akibat kejadian tersebut, material longsoran sempat menutup saluran irigasi milik warga sekitar 8 x 3 x 2 meter di sekitar lokasi. Selain itu, petugas juga menemukan adanya potensi risiko lanjutan yang perlu diwaspadai.
“Hasil pantauan tim di lapangan menunjukkan adanya struktur TPT di samping lokasi ambruk yang kondisinya sudah retak dan miring, sehingga berpotensi memicu terjadinya ambruk susulan,” lanjut keterangan tersebut.
Sebagai langkah penanganan sementara, Tim Satgas PB BPBD Kota Sukabumi bersama warga setempat melakukan gotong royong untuk menstabilkan area terdampak. Penanganan dilakukan melalui perucukan atau pemasangan cerucuk bambu maupun kayu guna mencegah pergeseran material lebih lanjut.
BPBD Kota Sukabumi mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana di lingkungan sekitar, khususnya pada area lereng maupun struktur bangunan yang telah menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
“Tetap waspada terhadap potensi bencana di sekitar lingkungan kita, terutama pada area-area lereng atau struktur bangunan yang sudah menunjukkan tanda-tanda retakan. Segera laporkan kejadian darurat ke pihak terkait atau melalui call center resmi kami,” tutp keterangan BPBD Kota Sukabumi.
☕ Dukung Jurnalisme Independen
Jika artikel ini bermanfaat, bantu redaksi JubirTVNews tetap independen.
Donasi Sekarang






