JUBIRTVNEWS.COM – Andri Hidayana resmi terpilih sebagai Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sukabumi periode 2026–2030 secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10, Senin (20/4/2026).
Penetapan berlangsung tanpa dinamika berarti, menyusul menguatnya dukungan terhadap Andri sejak pra-Muscab Maret 2026. Forum Muscab pun lebih menjadi tahap finalisasi atas konsolidasi politik internal yang telah terbentuk sebelumnya.
Tunggu SK DPP
Pasca penetapan, hasil Muscab akan segera diajukan ke DPW PPP Jawa Barat untuk diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) guna penerbitan Surat Keputusan (SK) sebagai legalitas kepengurusan.
“Insya Allah tidak akan lama, karena semua mekanisme sudah kita tempuh,” ujar Andri kepada jubirtvnews, Kamis (23/4/2026).
Pengesahan melalui SK DPP menjadi syarat administratif agar kepengurusan baru dapat menjalankan fungsi organisasi secara penuh. Proses ini juga menjadi bagian dari verifikasi internal partai untuk memastikan hasil Muscab berjalan sesuai aturan.
Fokus Konsolidasi dan Struktur
Andri menegaskan, langkah awal kepemimpinannya akan difokuskan pada pembenahan struktur partai hingga tingkat bawah. Salah satu agenda terdekat adalah pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di tingkat kecamatan.
“Kita fokus dulu ke pembenahan struktur. DPC punya waktu terbatas untuk melaksanakan Musancab di tingkat PAC,” katanya.
Ia menekankan, kepengurusan ke depan akan berjalan secara kolektif dengan mengedepankan soliditas.
“Yang terpenting solid dan kompak, satu frekuensi,” ujarnya.
Target Politik dan Arah Ke Depan
Di tengah konsolidasi, PPP Kabupaten Sukabumi tetap mematok target ambisius, yakni meraih 14 kursi DPRD pada Pemilu 2029.
Menurut Andri, target tersebut bukan hal mustahil selama seluruh elemen partai memiliki komitmen dan kerja politik yang terukur.
Namun untuk saat ini, ia menegaskan belum memprioritaskan langkah ke arah kontestasi eksekutif maupun legislatif. Fokus utama adalah memperkuat fondasi partai.
Kawal Pemerintahan
PPP Sukabumi juga memastikan tetap berada dalam jalur koalisi pemerintahan daerah dengan mengawal kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi hingga akhir masa jabatan dengan slogan ‘Bersama KA’BAH Sukabumi MUBAROKAH’.
Dengan selesainya Muscab ke-10, PPP Sukabumi kini memasuki fase konsolidasi baru. Arah politik partai ke depan akan sangat ditentukan oleh keberhasilan kepengurusan baru dalam menjaga soliditas sekaligus menjawab target besar yang telah dicanangkan.







