JUBIRTVNEWS.COM – Pemerintah membuka 35.476 lowongan kerja nasional untuk memperkuat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Rekrutmen ini ditujukan bagi lulusan D-III hingga S-1 dari seluruh jurusan.
Lowongan tersebut diumumkan oleh Panitia Seleksi Nasional SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) sebagai bagian dari percepatan pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan ekonomi di tingkat desa dan kawasan pesisir membutuhkan sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas.
Menurutnya, rekrutmen ini menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang kuat, modern, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan dari tingkat akar rumput.
“Pada tahap pertama, pemerintah membuka 35.476 formasi, yang terdiri atas 30.000 Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan menjadi pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara, serta 5.476 Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih yang akan menjadi pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara,” ujar Zulkifli, dikutip dari laman kemenkopangan.go.id, Kamis (16/4/2026).
Seluruh posisi tersebut berstatus pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
Pendaftaran dibuka mulai 15 hingga 24 April 2026 melalui laman resmi phtc.panselnas.go.id. Informasi terkait persyaratan, tahapan seleksi, hingga mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui situs tersebut.
Seleksi terbuka bagi lulusan D-III, D-IV, dan S-1 semua jurusan dengan persyaratan umum, di antaranya usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75.
Proses rekrutmen dilakukan menggunakan sistem merit yang menjunjung prinsip transparansi, keterbukaan, dan berbasis kompetensi, sehingga seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama.
Pemerintah juga menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya. Tidak ada jalur khusus maupun pihak yang dapat menjamin kelulusan peserta.
Masyarakat diminta waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen ini. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal Panitia Seleksi Nasional.
Pelaksanaan rekrutmen dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian PANRB, Kementerian Koperasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertahanan, Kementerian Keuangan, Badan Kepegawaian Negara, serta Badan Komunikasi Pemerintah.
Pemerintah juga meminta dukungan dari pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk menyosialisasikan program ini dan memastikan pelaksanaannya berjalan optimal di lapangan.
“Kepada putra-putri terbaik bangsa, inilah saatnya mengambil bagian dalam pengabdian nyata. Negara memanggil saudara-saudara sekalian untuk hadir di desa, di kelurahan, dan di kampung nelayan, guna membangun Indonesia dari akar yang paling kuat. Mari kita kawal bersama proses ini dengan jujur, disiplin, dan terbuka, agar yang terpilih benar-benar SDM terbaik untuk menjalankan mandat besar Presiden,” demikian ajakan pemerintah.
Sumber: kemenkopangan.go.id







