Beranda / Pariwisata / Wisatawan Mulai Padati Jalur Wisata Sukabumi di H+1 Lebaran, Cuaca Cerah Jadi Magnet Utama

Wisatawan Mulai Padati Jalur Wisata Sukabumi di H+1 Lebaran, Cuaca Cerah Jadi Magnet Utama

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Memasuki H+1 Lebaran 2026, gelombang wisatawan mulai memadati jalur menuju destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi, khususnya kawasan Pantai Palabuhanratu dan Geopark Ciletuh.

Kondisi ini sejalan dengan prediksi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar. Ali mengonfirmasi bahwa pergerakan wisatawan sudah masuk secara masif sejak pagi hari, mulai dari pintu keluar tol hingga jalur arteri.

Menurut Ali, membeludaknya pelancong tahun ini dipicu oleh kondisi cuaca yang sangat bersahabat. Musim kemarau yang datang lebih awal menjadi magnet tersendiri bagi warga untuk menghabiskan waktu di pesisir.

Baca Juga :  Pasca Libur Lebaran, Pemkab Sukabumi Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Jalur Wisata

“Musim kemarau kita tahun ini relatif lebih cepat datang. Antiklimaks dari musim hujan sudah lewat, artinya cuaca sangat mendukung kunjungan wisatawan,” ujar Ali, Minggu (22/3/2026).

Selain faktor alam, Ali menangkap adanya sentimen psikologis di tengah masyarakat yang ia sebut sebagai bentuk kerinduan mendalam. Mengingat dua tahun terakhir libur Lebaran kerap terkendala cuaca ekstrem, tahun ini seolah menjadi ajang ‘balas dendam’ bagi para pencinta Palabuhanratu.

Baca Juga :  Grand Final Mojang Jajaka Sukabumi 2025 Digelar Malam Ini, Catat Waktunya

“Ada kerinduan yang mendalam. Ditambah masifnya promosi dan informasi mengenai diskon di tempat wisata, ini mendongkrak animo kunjungan. Kami prediksi puncaknya akan terjadi pada akhir pekan mendatang, tepatnya tanggal 28 dan 29 Maret,” tambahnya.

Baca Juga :  Libur Panjang Isra Mi'raj dan Imlek 2025, Kabupaten Sukabumi Siapkan Destinasi Wisata Terbaik

Meski arus kendaraan terus mengalir deras, Ali memastikan pemerintah daerah melakukan intervensi penuh untuk menjamin kenyamanan dan keamanan. Langkah ini mencakup pengerahan petugas pengamanan, penyiagaan lifeguard di sepanjang garis pantai, hingga prioritas penanganan sampah.

“Intervensi Pemda tetap berjalan. Pengamanan kami perketat, petugas lifeguard disiagakan di titik-titik rawan, dan penanganan sampah menjadi prioritas utama agar wisatawan tetap nyaman,” pungkas Ali.

Traktir Kopi
Tag: