Beranda / Daerah / Warga Temukan Makam Palsu di Palabuhanratu, Desa Citepus Siap Bertindak

Warga Temukan Makam Palsu di Palabuhanratu, Desa Citepus Siap Bertindak

Traktir Kopi

Palabuhanratu, jubirtvnews.com – Penemuan puluhan makam palsu di wilayah Katapang Condong, Kampung Baru, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, terus menjadi perhatian serius.

Kepala Desa Citepus, Koswara, menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan terkait makam-makam palsu tersebut, dengan kemungkinan pemusnahan jika terbukti benar adanya.

“Kami baru mengetahui dari pemberitaan yang beredar bahwa di lokasi tersebut ada makam-makam palsu. InsyaAllah besok kami akan segera menindaklanjuti beserta tokoh masyarakat dan tokoh agama ke lapangan. Jika terbukti, makam-makam itu akan kami musnahkan,” ujar Koswara, Kamis (22/8/2024).

Baca Juga :  Banjir Rendam 35 RW di Kelurahan Palabuhanratu Saat Buka Puasa

Koswara juga mengungkapkan bahwa tanah tempat ditemukannya makam-makam palsu tersebut merupakan tanah garapan milik sebuah hotel lokal yang diurus oleh penggarap. Namun ada sepasang suami istri asal Banten yang ingin mengurusnya.

Baca Juga :  Ditemukan Tergantung di Rumahnya, Remaja di Palabuhanratu Nekat Akhiri Hidup

Baca juga; Khawatir Disalahgunakan, Warga Bongkar Makam Palsu di Citepus Palabuhanratu

“Akan kami konfirmasi terlebih dahulu kepada penggarap. Jika benar makam-makam itu dibuat tanpa sepengetahuan dan seizin, maka langkah selanjutnya adalah segera memusnahkan makam-makam palsu tersebut,” tambah Koswara.

Penemuan sekitar 41 tumpukan batu yang menyerupai makam ini bermula dari laporan warga Palabuhanratu. Selain tumpukan batu, warga juga menemukan satu makam yang tampaknya dikeramatkan, dilengkapi dengan kain putih dan atap asbes, yang menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Antisipasi Bencana Tsunami di Batu Bintang Jayanti Sukabumi, Warga Simulasi Penyelamatan Dini

Koswara menegaskan bahwa tindakan cepat sangat penting untuk mencegah adanya praktik yang menyimpang dari ajaran agama Islam di wilayah tersebut. “Kami akan bertindak tegas jika ditemukan pelanggaran,” tutupnya.

Traktir Kopi
Tag: