Beranda / Parlemen / Reses DPRD Sukabumi, Rika Yulistina Tekankan Perlindungan Perempuan dan Anak di Citepus

Reses DPRD Sukabumi, Rika Yulistina Tekankan Perlindungan Perempuan dan Anak di Citepus

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Rika Yulistina, menekankan pentingnya edukasi dan perlindungan terhadap perempuan serta anak dalam kegiatan Reses ketiga tahun sidang 2025. Reses tersebut digelar di Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, pada Minggu (21/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Rika menyampaikan bahwa isu perlindungan perempuan dan anak perlu menjadi perhatian serius. Menurutnya, masyarakat harus terus didorong agar lebih peduli terhadap pencegahan kekerasan serta memberikan ruang aman bagi tumbuh kembang anak.

Baca Juga :  Jelang Muscab ke-10, Andri Hidayana Menguat Sebagai Kandidat Ketua PPP Kabupaten Sukabumi

Sebagai bentuk komitmennya, Rika telah membentuk Rumah Aspirasi Bunda Rika, yang menjadi pusat layanan bagi korban kekerasan perempuan dan anak. Rumah aspirasi ini, kata Rika, siap memberikan pendampingan serta akses konsultasi agar korban tidak merasa sendirian dalam menghadapi persoalan.

Baca Juga :  Video: Evaluasi APBD 2026 Sukabumi Disetujui! Bupati Fokus Program Prioritas dan Pangkas Seremonial

Selain fokus pada isu perempuan dan anak, masyarakat juga aktif menyuarakan berbagai aspirasi terkait infrastruktur dan pelayanan publik. Warga RW 12 Kampung Pasir Mangga mengusulkan pembangunan lapangan bulutangkis, sementara sebagian masyarakat meminta perhatian terhadap irigasi dan saluran air dari permukiman.

Rika menegaskan bahwa seluruh aspirasi warga akan diperjuangkan melalui jalur legislatif.
“Reses ini adalah wadah resmi bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhannya. Saya pastikan aspirasi yang masuk tidak hanya dicatat, tetapi juga diperjuangkan agar bisa diakomodasi dalam program pemerintah daerah,” ujar Rika.

Baca Juga :  Didominasi Cerah Berawan, Prakiraan Cuaca Jabar 19 April 2026

Kegiatan reses turut dihadiri Kepala Desa Citepus beserta jajaran perangkat desa. Suasana berlangsung interaktif dengan adanya dialog antara warga dan perwakilan legislatif.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru