Beranda / Parlemen / Relokasi Tertunda Bertahun-tahun, Dewan Mansurudin Dorong KSP Percepat Penanganan Bencana di Pasirsuren Sukabumi

Relokasi Tertunda Bertahun-tahun, Dewan Mansurudin Dorong KSP Percepat Penanganan Bencana di Pasirsuren Sukabumi

JUBIRTVNEWS.COM – Kedatangan Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Muhammad Qodari, ke lokasi bencana pergeseran tanah di Kampung Nyalindung, Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (29/1/2029), diharapkan menjadi titik terang bagi warga yang telah lima tahun hidup dalam kecemasan dan ketidakpastian.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Mansurudin, yang turut mendampingi peninjauan, berharap kehadiran langsung Kepala Staf Kepresidenan dapat mempercepat proses relokasi warga terdampak bencana.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Terima Aspirasi Nelayan Ujunggenteng Sukabumi, Dorong Percepatan Pembangunan Dermaga

“Peninjauan langsung dari beliau (M. Qodari) sangat kami apresiasi. Kami berharap dengan melihat langsung kondisi di lapangan, ada catatan penting yang dibawa sebagai bahan evaluasi saat kembali ke Jakarta,” ujar Mansurudin kepada Jubir TV News.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan, kondisi memprihatinkan yang dialami warga Kampung Nyalindung tidak boleh terus berlarut-larut tanpa kejelasan penyelesaian.

Baca Juga :  Dadang Hermawan: Warisi Semangat Pahlawan, Wujudkan Indonesia yang Lebih Baik

“Meskipun Kantor Staf Presiden bukan lembaga teknis, namun KSP memiliki fungsi strategis untuk mengevaluasi hambatan dan berkoordinasi langsung dengan kementerian terkait agar persoalan di Kampung Nyalindung ini segera dituntaskan,” jelasnya.

Selain persoalan relokasi warga, Mansurudin juga menyoroti kerusakan jalan nasional di kawasan tersebut yang hingga kini belum tertangani secara menyeluruh. Ia menilai perbaikan yang dilakukan selama ini bersifat sementara dan tidak menyelesaikan akar masalah.

Baca Juga :  Tak Punya Ambulan, Warga Sirnarasa Sukabumi Ngadu di Reses Rika Yulistina: Jalan Rusak dan Perlindungan Anak Jadi Sorotan

“Kerusakan jalan nasional ini sudah seperti penyakit akut. Sudah diperbaiki, rusak lagi. Ini dampak langsung dari pergeseran tanah. Saya berharap melalui Pak Qodari, ada tekanan ke Kementerian PUPR agar dilakukan perbaikan jangka panjang, bukan sekadar tambal sulam, supaya benar-benar awet,” tegasnya.

Tag:

Pos-pos Terbaru