JUBIRTVNEWS.COM – Upaya menjaga keberlangsungan sektor pertanian terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Salah satunya melalui rehabilitasi Jaringan Irigasi Permukaan Daerah Irigasi (DI) Citepus di Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, yang diharapkan mampu memperlancar distribusi air ke areal persawahan sekaligus meningkatkan hasil produksi petani.
Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari program peningkatan infrastruktur sumber daya air yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi pada Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor 000.3.2/03/SPK/RJIP-02/SDA/2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp187.651.944,09 yang bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026.
Rehabilitasi dikerjakan oleh CV Berebet Jaya dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, mengatakan jaringan irigasi memiliki peran penting dalam menunjang produktivitas sektor pertanian sehingga pemeliharaan dan rehabilitasinya terus menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Dengan jaringan irigasi yang berfungsi optimal, distribusi air ke lahan pertanian akan lebih lancar sehingga dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi,” ujar Uus Pirdaus.
Menurutnya, pembangunan maupun rehabilitasi infrastruktur sumber daya air akan terus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan kemampuan anggaran daerah.
“Selain memperkuat jaringan irigasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu mengurangi potensi kerusakan saluran serta menjamin ketersediaan air bagi areal persawahan,” tuturnya.
Selain memperbaiki fungsi saluran irigasi, pelaksanaan proyek juga memperhatikan aspek keselamatan kerja. Seluruh tenaga kerja konstruksi yang terlibat telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan selama proses pekerjaan berlangsung.
Rehabilitasi jaringan irigasi tersebut diharapkan dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan para petani, terutama dalam menjaga ketersediaan air, meningkatkan produktivitas lahan pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi.





