JUBIRTVNEWS.COM — DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi resmi membentuk panitia penyelenggara Musyawarah Daerah (Musda). Susunan kepanitiaan tersebut disepakati melalui rapat pleno di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Selasa (25/8/2026).
Dalam struktur yang dibentuk, Ujang Abdurrachman dipercaya sebagai Ketua Organising Committee (OC), Regi sebagai Ketua Steering Committee (SC), sedangkan Deni Gunawan ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana.
Ketua OC Musda Golkar Kabupaten Sukabumi, Ujang Abdurrachman, mengatakan panitia kini mulai mematangkan berbagai kebutuhan teknis, termasuk menyusun rangkaian kegiatan serta anggaran pelaksanaan Musda.
Menurutnya, kondisi internal Partai Golkar Kabupaten Sukabumi sejauh ini berjalan kondusif. Panitia, kata Ujang, akan bekerja berdasarkan mekanisme dan ketentuan organisasi yang berlaku.
Terkait jadwal pelaksanaan, Ujang menyebut pihaknya telah mengajukan usulan waktu Musda kepada DPD Partai Golkar Jawa Barat. Namun, hingga kini panitia masih menunggu keputusan dan arahan dari tingkat provinsi.
“Kami belum bisa memastikan tanggal pastinya karena itu merupakan kewenangan DPD Jawa Barat. Namun, kapan pun DPD Jawa Barat memberikan jadwal, kami siap melaksanakan Musda di Kabupaten Sukabumi,” ujar Ujang kepada jubirtvnews selepas Paripurna, Kamis (3/9/2026).
Selain persoalan jadwal, aturan mengenai pencalonan Ketua DPD juga menjadi perhatian menjelang Musda. Ujang menegaskan, kader yang masuk dalam kepanitiaan tetap memiliki hak untuk mencalonkan diri dalam pemilihan Ketua DPD.
Ia memastikan tidak ada kewajiban bagi anggota SC, OC maupun pelaksana untuk mengundurkan diri dari kepanitiaan apabila ingin maju dalam bursa pencalonan.
“Partai Golkar terbuka. Siapa pun kader yang memenuhi kriteria dan persyaratan sesuai Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) partai, silakan. Termasuk panitia, tidak masalah dan tidak perlu keluar dari kepanitiaan,” pungkasnya.
Dengan terbentuknya kepanitiaan, tahapan menuju Musda Golkar Kabupaten Sukabumi kini memasuki fase persiapan teknis. Sementara kepastian waktu pelaksanaan masih menunggu keputusan DPD Partai Golkar Jawa Barat.





