Beranda / Daerah / Musim Panen Durian Cikakak Melimpah, Petani Berharap Pemerintah Sukabumi Gelar Kembali Festival

Musim Panen Durian Cikakak Melimpah, Petani Berharap Pemerintah Sukabumi Gelar Kembali Festival

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Musim panen durian di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, kembali melimpah. Puluhan ribu buah durian diperkirakan beredar selama musim panen, namun kondisi tersebut justru membuat petani menghadapi persoalan baru: pemasaran.

Petani sekaligus pedagang durian Cikakak, Untung Saputra, mengatakan melimpahnya hasil panen belum sepenuhnya diikuti dengan pasar yang kuat. Pasokan yang tinggi membuat harga durian ikut tertekan.

Menurut Untung, kondisi tersebut seharusnya menjadi momentum pemerintah untuk kembali menghadirkan kegiatan yang mampu menarik pembeli sekaligus memperkenalkan durian Cikakak kepada konsumen dari luar daerah.

“Panen sekarang sangat melimpah. Di Cikakak hampir puluhan ribu butir. Harapannya ada festival durian seperti tahun-tahun lalu, supaya petani diutamakan pemasarannya,” ujar Untung, Minggu (23/8/2026).

Baca Juga :  Partisipasi GCS 2, Puskesmas Taman Jaya dan Ciemas Buka Pelayanan Kesehatan

Ia menilai absennya festival durian dalam beberapa tahun terakhir turut memengaruhi geliat pemasaran. Festival, kata dia, bukan sekadar acara seremonial, tetapi dapat menjadi magnet bagi pedagang maupun pembeli dari luar daerah.

“Kalau tidak ada festival rasanya kurang ramai. Padahal sekarang banyak durian. Harga juga turun drastis karena melimpah,” katanya.

Untung menyebut musim durian tahun ini masih belum selesai. Panen diperkirakan terus berlangsung hingga dua atau tiga bulan ke depan karena sebagian pohon masih berbunga dan mulai mengikat buah.

Kondisi tersebut membuat petani berharap ada langkah konkret untuk memperluas pasar, terutama dengan mendatangkan pembeli atau pedagang dari luar daerah.

Baca Juga :  Diserbu Setiap Hari, Kawanan Monyet Liar Rusak Lahan Petani di Cireunghas

“Kalau ada penjual dari luar kota yang datang memborong ke sini, tentu sangat membantu. Sekarang memang ada yang datang, tetapi kalau ada festival akan jauh lebih ramai,” tuturnya.

Ia juga menilai pemerintah semestinya bisa lebih cepat membaca momentum musim panen. Menurutnya, durian Cikakak secara rutin memasuki masa panen melimpah sekitar Agustus hingga menjelang akhir tahun.

Di tengah keresahan tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menyebut sudah menyiapkan ruang pemasaran melalui sejumlah agenda HJKS.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Aep Majmudin mengatakan, petani durian dapat memanfaatkan Gebyar Produk Agribisnis yang akan digelar pada 1 September di Lapang Cangehgar.

Momentum tersebut dinilai bisa digunakan untuk memperkenalkan sekaligus menjual durian khas terbaik Sukabumi kepada masyarakat.

Baca Juga :  2 Hari Disegel Warga, Ruang Kerja Kades Ciemas Sukabumi Kembali Dibuka Usai Islah

“Nanti pada tanggal 1 September dalam rangkaian HJKS akan diadakan Gebyar Produk Agribisnis di Lapang Cangehgar. Momen itu bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan dan menjual durian khas terbaik Sukabumi,” kata Aep.

Tidak berhenti di sana, kesempatan pemasaran juga tersedia dalam Sukabumi Expo yang dijadwalkan berlangsung pada 10 September.

Aep mengatakan, agenda tersebut telah dirancang panitia HJKS sehingga produk pertanian, termasuk durian khas Sukabumi, dapat ikut diperkenalkan dalam rangkaian kegiatan tersebut.

“Termasuk nanti dalam acara Sukabumi Expo pada tanggal 10 September, acaranya sudah didesain oleh panitia HJKS,” tambahnya.

Traktir Kopi
Tag: