Beranda / Peristiwa / Mayat Perempuan di Karanghawu Sukabumi Dimakamkan Tanpa Identitas, Polisi Tak Temukan Indikasi Kejahatan

Mayat Perempuan di Karanghawu Sukabumi Dimakamkan Tanpa Identitas, Polisi Tak Temukan Indikasi Kejahatan

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Teka-teki identitas mayat perempuan bertanktop hitam yang ditemukan terdampar di pesisir Pantai Karanghawu, Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (28/8/2026), masih belum menemukan titik terang.

Setelah proses identifikasi dilakukan dan tidak ada keluarga maupun kerabat yang datang mengklaim jenazah, perempuan yang berstatus Mrs X itu akhirnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Batu Sapi, Palabuhanratu, pada Sabtu (29/8/2026).

Pemakaman dilakukan setelah Tim Inafis Polres Sukabumi menyelesaikan pemeriksaan visum luar dan pendokumentasian sejumlah ciri fisik yang diharapkan dapat membantu proses pencarian identitas korban.

Petugas pemulasaraan jenazah RSUD Palabuhanratu, Heri, mengatakan kondisi jasad saat tiba di rumah sakit sudah mulai mengalami pembusukan. Selain itu, RSUD Palabuhanratu belum memiliki fasilitas lemari pendingin khusus jenazah.

“Karena di RSUD Palabuhanratu belum ada lemari pendingin (freezer) jenazah, kami khawatir jika disimpan terlalu lama kondisinya akan mengalami pembusukan yang lebih ekstrem. Maka dari itu, setelah proses identifikasi selesai dan belum ada keluarga yang datang, jenazah langsung kami makamkan di pekuburan Batu Sapi,” ujar Heri.

Baca Juga :  Misteri Mayat Perempuan di Karanghawu Sukabumi, Tato dan Rantai Perut Batu Akik Jadi Petunjuk Identitas

Meski telah dimakamkan, polisi dan petugas rumah sakit masih membuka kemungkinan identitas korban dapat diketahui melalui sejumlah ciri khas yang telah didokumentasikan.

Korban diketahui memiliki beberapa tato mencolok di tubuhnya. Salah satunya berada di kaki kanan berupa simbol pentagram atau bintang bersudut lima berwarna merah yang berada di dalam lingkaran berwarna gelap. Di atas tato tersebut terdapat angka “333”.

Selain itu, terdapat tato bergambar harimau di punggung sebelah kiri dan tato naga di punggung sebelah kanan. Pada lengan kanan korban juga terdapat tato bermotif batik yang memanjang.

“Di punggung sebelah kiri ada tato harimau, di punggung sebelah kanan ada naga, dan di tangan kanan ada tato motif batik panjang,” kata Heri.

Baca Juga :  Penusukan di Dermaga Palabuhanratu Terekam CCTV, Korban Alami 3 Luka Tusuk

Saat ditemukan, korban juga masih mengenakan sejumlah aksesoris. Di antaranya jam tangan analog berbahan rantai stainless steel di pergelangan tangan kiri, gelang manik-manik, kalung berliontin, serta rantai perut dengan bandul batu akik berukuran cukup besar.

Menurut Heri, seluruh ciri tersebut telah dicatat dan didokumentasikan untuk membantu proses pencarian identitas apabila ada keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana memastikan hasil pemeriksaan sementara tidak menemukan indikasi tindak pidana dalam kasus tersebut.

“Tidak ditemukan indikasi kekerasan atau tanda-tanda korban kejahatan. Saat ini kami masih berupaya menelusuri pihak keluarga, dan status jenazah sementara masih Mrs X,” tegas Dudi.
.
Luka sobek yang ditemukan pada bagian pelipis kanan dan kiri korban juga diduga bukan akibat penganiayaan. Berdasarkan keterangan petugas pemulasaraan, luka tersebut kemungkinan terjadi akibat benturan dengan karang saat tubuh korban terbawa arus dan gelombang laut.

Baca Juga :  Ramai Fenomena ASN Ajukan Cerai Usai Diangkat PPPK 2025, Bagaimana Kabupaten Sukabumi?

Sebelum ditemukan meninggal dunia, seorang saksi mengaku sempat melihat perempuan dengan ciri-ciri serupa berjalan seorang diri di sekitar kawasan SPBU Cisolok sambil membawa kantong plastik.

“Membawa kresek, ada saksi yang melihat korban berjalan kaki. Namun belum bisa dipastikan apakah korban merupakan orang dengan gangguan jiwa atau bukan, karena saksi hanya melihat sekilas,” kata Dudi.

Hingga kini, identitas perempuan tersebut masih menjadi misteri. Polisi berharap publik yang mengenali ciri-ciri korban, terutama dari tato dan aksesori yang dikenakannya, dapat membantu memberikan informasi guna mengungkap identitas Mrs X dan mempertemukannya dengan keluarga yang mungkin masih mencarinya.

Traktir Kopi
Tag: