JUBIRTVNEWS.COM – Identitas mayat perempuan yang ditemukan terdampar di pesisir Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (28/8/2026) pagi, masih diselimuti misteri.
Tim Inafis Polres Sukabumi kini mengandalkan sejumlah ciri fisik khusus dan aksesori yang melekat pada tubuh korban untuk mengungkap identitasnya.
Proses identifikasi intensif digelar di Instalasi Kamar Jenazah RSUD Palabuhanratu, Jumat siang. Petugas memeriksa secara detail ciri-ciri korban karena tidak ditemukan satu pun dokumen identitas di lokasi penemuan.
Petunjuk paling mencolok yang ditemukan petugas adalah keberadaan rantai perut yang melilit tubuh korban dengan bandul batu akik berukuran besar.
Selain itu, korban mengenakan jam tangan analog usang ber-dial putih, gelang beraksen keemasan dengan hiasan manik-manik, serta sejumlah tato di beberapa bagian tubuhnya.
Ciri Fisik dan Imbauan Laporan Orang Hilang
Saat pertama kali ditemukan terdampar di bibir pantai, korban mengenakan atasan tank top warna hitam dan celana pendek abu-abu. Petugas kepolisian terus mendokumentasikan seluruh petunjuk visual guna dicocokkan dengan laporan warga yang kehilangan anggota keluarga.
“Tidak ditemukan identitas sama sekali, namun kami masih melakukan pemeriksaan lain,” tutur salah seorang petugas kepolisian berpakaian preman di Instalasi kamar jenazah.
Sebelumnya, jasad wanita tersebut ditemukan di kawasan Pantai Karanghawu pada Jumat pagi. Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek berwarna abu-abu dan atasan tank top berwarna hitam.
Hingga saat ini, tim medis dan penyidik Polres Sukabumi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian maupun estimasi waktu korban tenggelam.
Polres Sukabumi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga perempuan dengan ciri-ciri tersebut—memiliki tato, memakai rantai perut batu akik, jam tangan analog, dan gelang manik-manik—agar segera melapor ke Mapolsek Cisolok atau Mapolres Sukabumi.






