JUBIRTVNEWS.COM – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sukabumi akan segera memiliki ketua baru. Kepastian ini menyusul pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 April 2026.
Penentuan ketua baru tersebut tidak terlepas dari wafatnya Ketua PPP Kabupaten Sukabumi sebelumnya, Dedi Damhudi. Dengan kondisi tersebut, partai berlambang Ka’bah itu dipastikan akan memiliki nahkoda baru melalui forum Muscab.
Muscab ke-10 akan digelar di Lido Resort, Bogor, seiring Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam Zona Pakuan Raya bersama Kota Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Depok.
Andri Hidayana, mengatakan pelaksanaan Muscab merupakan bagian dari agenda serentak berdasarkan pembagian wilayah.
“Muscab kali ini merupakan yang ke-10 dan dilaksanakan di Lido Resort karena Kabupaten Sukabumi masuk dalam Zona Pakuan Raya. Kebetulan saya ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana,” ujarnya kepada jubirtvnews, Jum’at (10/4/2026).
Ia menjelaskan, Muscab akan membahas pembentukan struktur kepengurusan baru, termasuk penetapan Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi secara definitif melalui mekanisme formatur.
“Muscab ini akan menetapkan formatur yang terdiri dari empat perwakilan PAC dan satu dari DPC. Selanjutnya, formatur tersebut akan menentukan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara,” jelasnya.
Andri yang juga anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dua periode itu menegaskan, Muscab ke-10 bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi momentum penting bagi kebangkitan PPP di daerah.
“Muscab ini bukan hanya ajang pemilihan pengurus, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan PPP Kabupaten Sukabumi dengan tema ‘Bersama Ka’bah Sukabumi Mubarokah’,” ungkapnya.
Saat ini, PPP Kabupaten Sukabumi memiliki lima kursi di DPRD. Namun pada Pemilu legislatif mendatang, partai menargetkan peningkatan signifikan dengan mengusung jargon “Naik Kelas”.
“Tentu kami memiliki target dan strategi internal. Dengan semangat ‘Naik Kelas’, PPP harus lebih baik dari pemilu sebelumnya. Insyaallah, kami menargetkan 14 kursi pada pemilu yang akan datang,” pungkasnya.







