Beranda / Daerah / Kentongan Darurat Pecah Keheningan, Simulasi Gempa di Kantor Kecamatan Surade Berjalan Tertib

Kentongan Darurat Pecah Keheningan, Simulasi Gempa di Kantor Kecamatan Surade Berjalan Tertib

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Suasana tenang di Kantor Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, mendadak berubah pada Kamis (23/4/2026) saat bunyi kentongan darurat terdengar nyaring. Tanda tersebut menjadi awal digelarnya simulasi tanggap gempa bumi bagi para pegawai.

Di tengah aktivitas pelayanan, para karyawan sempat terlihat panik. Namun, situasi cepat terkendali setelah arahan dari petugas mulai diberikan. Dengan sigap, Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) mengoordinasikan proses evakuasi.

Baca Juga :  Video: 1.500 Paket Daging Kurban Disalurkan di Surade Sukabumi, Warga Antusias Mengantri Hingga Berdesakan

Seluruh pegawai diarahkan keluar ruangan menuju titik kumpul yang telah ditentukan. Proses evakuasi berlangsung cepat dan tertib, hingga seluruh peserta berkumpul di halaman kantor tanpa ada yang tertinggal.

Dalam simulasi tersebut, tidak ditemukan korban, mencerminkan kesiapan aparatur kecamatan dalam menghadapi potensi bencana. Latihan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 yang bertujuan menanamkan budaya siaga di lingkungan kerja.

Baca Juga :  Ribuan Peserta Ikuti Upacara Kemerdekaan RI Ke-79 Tingkat Kecamatan Surade

Camat Surade, Unang Suryana, menekankan bahwa kesiapsiagaan harus menjadi bagian dari rutinitas, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Melalui latihan ini, kami ingin memastikan seluruh pegawai memahami langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ungkapnya.

Baca Juga :  Menuju MTQH ke-39 Jawa Barat, Kabupaten dan Kota Sukabumi Resmi Lepas Kafilah Terbaiknya

Ia berharap, simulasi seperti ini dapat meningkatkan respons cepat dan ketepatan tindakan saat menghadapi kondisi darurat yang sebenarnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kesiapan menghadapi bencana tidak hanya bergantung pada alat, tetapi juga pada kesadaran, disiplin, dan latihan yang terus dilakukan secara berkelanjutan.

Traktir Kopi
Tag: