Beranda / Daerah / Gelombang Tinggi Jadi Kendala Pencarian 2 Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya Sukabumi

Gelombang Tinggi Jadi Kendala Pencarian 2 Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya Sukabumi

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dua wisatawan yang hilang terseret ombak di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Senin (12/10/2026). Pada hari kedua pencarian, tim membagi personel menjadi tiga satuan pencarian atau Search and Rescue Unit (SRU).

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan, pencarian dilakukan melalui jalur laut, darat, dan udara menggunakan drone.

Baca Juga :  Jasad Wisatawan Bogor yang Tenggelam di Muara Cipanarikan Sukabumi Ditemukan, Korban Anak Masih Dicari

“Tim SAR gabungan melakukan proses pencarian dengan membagi SRU menjadi tiga. SRU pertama melakukan pencarian menggunakan perahu rubber boat sejauh tiga mil laut, SRU kedua menyisir daratan sejauh lima kilometer, dan SRU ketiga melakukan pencarian menggunakan drone sejauh 500 meter,” kata Suryo.

Dia menyatakan upaya pencarian di hari kedua, menghadapi kendala cuaca berupa angin kencang serta gelombang laut setinggi dua hingga tiga meter.

Baca Juga :  Jalan Sehat dan Aksi Lingkungan Muhammadiyah Sukabumi, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Peduli Bumi

“Untuk kendala dalam pencarian hari ini yaitu gelombang yang cukup tinggi berkisar 2 hingga 3 meter dan angin yang cukup kencang,” kata Suryo.

Dua wisatawan yang masih dalam pencarian diketahui bernama Muhamad Zubair (18) dan Zaki (17). Keduanya berasal dari Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (10/10/2026) sore, sekitar pukul 16.52 WIB. Saat itu, lima wisatawan terseret ombak hingga ke tengah laut ketika berada di Pantai Cibuaya. Tiga wisatawan lainnya, yakni Syahrir Fadilah (20), Ahmad Kurniawan (16), dan Fachri Yusufiansyah (17), berhasil selamat.

Baca Juga :  Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Terjadi, Prakiraan Cuaca Jabar 12 April 2026

Sebelumnya, pencarian pada Minggu (11/10/2026) belum membuahkan hasil. Operasi hari pertama tersebut melibatkan personel Pos SAR Sukabumi bersama berbagai unsur potensi SAR gabungan.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru